Dia Jodohku

Dia Jodohku

  • WpView
    Membaca 1,671
  • WpVote
    Vote 259
  • WpPart
    Bab 17
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 12, 2020
Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan. Farid yang membatalkan perjodohannya dengan wanita pilihan orangtuanya. Lalu dia dihadapkan sosok cinta pertamanya. Tapi farid tak bisa mengelak kalau sudah Allah katakan bahwa ia jodohnya. "Agar cinta tak menghadirkan derita, maka mendekatlah kepada sang Maha Cinta" -Dia Jodohku- Barakallah fiik🤗
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
diajodohku
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Ainotameni ( END )
  • Hijaber Girl and Bad Boy✔[Sudah Terbit]
  • JODOH PILIHAN ABI (revisi Tulis Ulang)
  • Masjid Agung Kiai Ma'sum
  • ASHILA
  • This is My Future | END
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Hafira Hijrah (End)
  • Jodoh Dari Masa Lalu

📖 Berlabuh di Takdir-Nya oleh - rn Muhammad Fahri Al-Ghifari tak pernah menyangka, jalan hijrahnya yang teguh bisa terguncang oleh satu perasaan yang datang perlahan-tanpa suara, tanpa aba-aba. Ia bukan sedang mencari cinta. Tapi sebuah mimpi, sejuk dan jelas, membuatnya mulai bertanya: "Apakah rasa ini bagian dari petunjuk... atau hanya lintasan hati?" Zeyana Maheera, gadis tenang dan kuat yang memilih berhijrah di usia muda, memegang prinsip meski berada di rumah yang tak sejalan. Di luar, ia terlihat tegar. Tapi malam-malamnya dipenuhi sujud yang meminta kekuatan untuk tetap bertahan, meski sering merasa sendirian. Ketika dua jiwa yang sedang bertumbuh di jalan Allah dipertemukan dalam sunyi, dalam perenungan, dan dalam doa yang saling menguatkan, mereka pun belajar bahwa cinta yang suci bukan datang karena ingin, tapi karena Allah mengizinkan. Sebuah kisah hijrah, keteguhan, dan cinta yang bernaung dalam iman. Karena cinta terbaik, bukan yang paling cepat datang. Tapi yang paling sabar menunggu. Dan jika Allah telah menetapkan, tak ada yang bisa menghalangi. Cinta itu akan berlabuh... di Takdir-Nya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan