gadis Bunga sakura

gadis Bunga sakura

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2020
Ku lihat semilir ilalang di tengah padang rumput yang luas. Langit saat itu cerah bagaikan di surga. Suasana hening dan syahdu. Burung dara berterbangan tanpa bersuara.ku lihat gaun indah berwarna putih polos sangat sederhana. Semakin ke atas terlihat gerai rambut Indahnya yang diikat dengan pita merah muda. Poni indah yang menjulur ke wajah manisnya. Terlihat sepasang gigi kelinci disertai senyuman manis gadis Bunga sakura. Sambil memegang buket bunga mawar yang indah. #mohondivotedankomen
All Rights Reserved
#10
cintabersemi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Sunyi
  • Rindu [TAMAT]
  • CEZALINE
  • SAKURA
  • SELAMAT TINGGAL LIANA [BERSAMBUNG]
  • Nee
  • Y♥U ARE MY DESTINY
  • Aurelia Maeva Sinclair
  • ✅️ [16+] 14 Reasons Why
  • Secret Admirer [DONE]

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines