Crystal Academy

Crystal Academy

  • WpView
    Reads 6,228
  • WpVote
    Votes 567
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Anggun, gadis biasa yang memasuki sekolah sihir berbakat dan bertemu dengan orang-orang yang berharga baginya. Tapi kisah bahagianya lenyap dalam sekejap ketika suku iblis menyerang sekolah yang dia tempati. Satu persatu sahabat, teman, bahkan cintanya mati diserang oleh iblis. Saat mencapai akhir hidupnya, Anggun menyadari bahwa dia memiliki bakat tersembunyi. Pada akhirnya dia dan senior yang menyelamatkannya menyatukan kekuatan untuk kembali ke masa lalu. Saat membuka mata, dia kembali pada saat awal dirinya memasuki Crystal Academy! Anggun bertekad, dia akan merubah takdir buruk dan menyelamatkan teman-temannya dari marabahaya! Berjalan menuju puncak dunia untuk bisa hidup seperti yang dia inginkan!
All Rights Reserved
#250
duke
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pangeran Kegelapan
  • Chronophobia Vol 1 - Merpati (LENGKAP)
  • Lost Secret of Magical Land  [END]
  • The Miracle Of Crystals
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

More details
WpActionLinkContent Guidelines