NaraRendra

NaraRendra

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 18, 2020
"Kenapa kamu sibuk mengejar laki-laki yang kamu tahu bahwa dia hanya akan membuatmu jatuh sendirian?" "Entahlah. Mungkin aku hanya mencoba mencari seseorang yang tepat dan membuatku berhenti mencari. Katamu, cinta seperti itu" jawab Nara. "Kenapa tidak mencoba menerima seseorang yang tulus menyayangimu saja?" "Memangnya ada ya, orang seperti itu untukku?" "Ada, Ra" "Siapa?" "Kalau kamu lupa, Ra. Aku ingatkan bahwa perasaanku ke kamu masih sama." Jawaban lelaki di sampingnya membuat Nara salah tingkah. Tidak tahu harus menjawab apa. Dia tahu itu. Tapi Nara masih berusaha mendebat dirinya sendiri untuk tidak mempercayai lelaki yang bisa dibilang baru saja hadir di kehidupannya. Dengan segala ketenangannya, lelaki itu hanya diam. Tatapannya mengambang jauh ke arah matahari yang bersiap pergi di ujung air laut di hadapannya. Start : 27 Juli 2020 Finish :
All Rights Reserved
#176
rendra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • ARKA (My Cool Husband)
  • NIDA ( END )
  • SOULMATE
  • Jodoh Dari Allah [ Terbit ]
  • EPIPHANY
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Grafi [End]
  • Mr. Lecturer [END]

"Setiap gue suka sama orang, gue nggak pernah sadar atau lebih tepatnya memilih untuk nggak menyadari kalau gue punya perasaan suka ke orang tersebut. Karena gue tahu, nggak ada ujung yang baik dari perasaan yang gue punya. Gue sering kali jatuh cinta sama orang yang nggak bisa gue gapai." -Karenina Ayura. Penolakan dari Suri membawa Karen terlibat jauh pada kehidupan laki-laki itu. Dari sabar hingga marah, senang hingga sedih, kecewa hingga bahagia, selalu ada kejutan tak terduga ketika bersama Suri. Laki-laki yang terlihat hanya hidup pada dunianya sendiri itu ternyata menyimpan banyak alasan mengapa ia tak suka hidupnya disentuh siapa-siapa. Laki-laki yang tak mampu mengerti perasaannya sendiri, yang selalu kesepian dibalik wajah tak acuhnya. Sementara Karen berupaya untuk tidak terbuai dengan segala apa yang sudah terjadi di antara mereka. Dengan waktu sesingkat itu, pantaskah perasaan yang ia punya disadari? Karen tak yakin. •••• Cover from Canva 💞 #SMKRelate

More details
WpActionLinkContent Guidelines