Kejora
  • WpView
    LECTURAS 2,000
  • WpVote
    Votos 360
  • WpPart
    Partes 22
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 27, 2021
"Hei tunggu!" Merasa terpanggil,gadis kecil itu menghentikan laju sepedanya. Mencari sumber suara,lalu ia menemukan anak laki-laki yang terlihat beberapa tahun lebih tua darinya berjalan menghampiri. "Kamu habis main bola?" Tanya bocah laki-laki itu, yang ditanya justru mengerutkan alisnya sambil menatap bocah laki-laki itu dengan tatapan bingung. "Ya" Jawab gadis kecil setelah beberapa detik melamun,Gadis lucu yang memiliki bulu mata lentik itu terlihat sangat cantik. "Kamu tadi marah-marah ya?" Tanya anak laki-laki di depannya dengan nada jenaka. namun alih-alih tertawa, gadis kecil itu justru memelototi anak laki laki dihadapannya, "Kamu siapa?!"ucapnya sambil berkacak pinggang. "Namaku-" "Aku mau pulang, dasal sok tahu!" Belum sempat menyelesaikan kalimat, Gadis kecil itu sudah memotong ucapannya, bahkan ia sudah menaiki sepeda dan berlalu meninggalkan anak laki-laki di depannya.Yang ditinggalkan hanya tersenyum sembari menggelengkan kepala. Gadis kecil yang amat pemberani dan menyukai tantangan serta tidak pernah menginginkan kekalahan itu adalah gadis yang hidup penuh tawa sebelum waktu merenggut paksa sumber kebahagiaan yang ia miliki. Hanya saja, terkadang semesta terlalu bercanda, sejak memasuki remaja, gadis itu benar-benar berubah, tidak ada lagi tawa seindah lengkung cakrawala, seolah hidupnya telah berada pada dimensi yang berbeda, dan dia menjadi gadis dingin yang menyimpan banyak luka.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • GILANG ABRAHAM
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Males, ribet.
  • Aku Adalah Lukamu
  • ALEYA~~
  • JAM 3 SORE
  • Aksara Lingga
  • ARGLADIS
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

"ya nikah yo" kata-kata frontal yang di ucapkan laki laki di depan nya itu membuat semua orang di kelas melotot karena terkejut "Ayo gua juga lagi gabut"balas Alya tak kalah frontal nya mebuat semua orang melongo di tempat duduk nya "Kata-kata adalah doa" Kata yang pas untuk Gilang dan Alya tepat saat mereka pulang sekolah sehabis mengucapkan kata candaan itu,kabar bahwa kedua nya di jodohkan Membuat keduanya tak percaya dengan takdir,bagaimana bisa,mereka menikah di usia muda? __________________________________________________________________________________ "Kan udah halal bisa dong ya" "Nggak enak aja Lo, nggak ada gitu-gituan gw belum siap" ujar Alya ngegas "Nggak papa,nanti gua yang goyang,Lo mah tinggal desah aja ya" "Apaan sih lang Lo ko jadi mesum gini" "Nggak papa lah mesum sama istri sendiri juga,emang salah" tanyanya polos "N-ggak s-ih,tapi Tetep aja gua takut,muka Lo yang serem dingin cool mana? Ko jadi bayi gini" tanya Alya dengan muka heran "Ahhh...yaa mau itu"rengekan gilang,sembari menarik narik piama Alya "Nggak,nggak ada" balasnya dengan muka garang "Jahat"cicit gilang,sembali membalik tubuhnya, meringkuk dengan selimut tebal di badanya. _________________________________________ _________________________________________ "Kisah mereka yang awalnya seperti tom and Jerry berubah menjadi buku dan pulpen Saling melengkapi dan bila satu nya tak ada akan terasa kurang" "Hubungan tidak semuanya indah dan romantis pasti setiap hubungan memiliki masalah dan cobaan,maka dari itu kita harus bisa bersikap dewasa untuk menangani nya,semoga saja dua insan itu bisa menjalaninya tanpa ada kata pisah atau cerai"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido