POLAROID
  • WpView
    Reads 95
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Chalista Regina Putri bertemu dengan Reza Handersen lagi di SMA. Kedatangan Reza membuat Revina menguak luka lama yang tak ingin diingatnya lagi. Reza mengetahui penderitaannya itu, yang membuat mereka berkomitmen untuk melupakan kejadian masa lalu agar tidak ada yang terluka. Di sisi lain, Reza masih ingin semuanya kembali seperti semula. Namun, hal itu menjadi semakin sulit ketika permasalahan itu melibatkan orang lain. Terutama jika orang-orang itu sangat dekat dengan mereka. Pertanyaannya adalah, akankah Regina dan Reza akur kembali?
All Rights Reserved
#29
bm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • ASSYA (TERBIT)
  • School Magic (hanya gue yang boleh bully dia)
  • Inersia
  • Love's Serendipity
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √
  • Deadly Obsession | HH
  • Crazy AlphaxAlpha Boyfriend

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines