More Love-less

More Love-less

  • WpView
    Reads 1,324
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 6, 2021
'The word for when you start to fall in love.' **** Terlahir setelah sebuah tragedi. Dikehidupannya selama ini, yang Rea tau hanya tentang kehilangan dan cinta dari keluarganya. Seolah, perasaan kehilangan itu berpeluk erat pada dirinya, enggan melepas. Semakin Rea ingin melepaskan diri dari rasa kehilangan, semakin erat rasa itu memeluknya, membuatnya sesak, bahkan ingin lenyap dari dunia saat itu juga. Rea hanya ingin merasakan cinta selain dari keluarganya, dan juga perasaan bebas. Tapi, Rea tau, kehilangan itu selalu mengikuti dibelakangnya. Jadi, akan kah Rea dapat memiliki lebih banyak cinta? Atau lebih tanpa cinta?
All Rights Reserved
#101
strong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEPARATED BROTHER [END]
  • C R U S H
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Let Me Be The One  ✅
  • Noda dalam Cinta
  • Maybe We Need Time
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Let Me Love You Longer
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • dream

Tian, seorang pemuda baik hati menghabiskan nyaris seluruh hidupnya untuk mencari sosok Bian, adik kandungnya yang telah hilang 18 tahun lamanya. Berbagai cara telah Tian lakukan untuk menemukan Bian. Tapi bahkan dalam jangka waktu selama itu, dia tak kunjung menemukan satu satunya keluarga yang masih dimilikinya itu. Bahkan Tian tidak tahu apakah Bian masih hidup atau sudah- Hingga disuatu pagi ketika dia mengantarkan roti pesanan pelanggannya, dia tidak sengaja terlibat masalah dan berakhir adu cekcok dengan sosok tuan muda kaya raya, bernama Barry Arya. Tuan muda itu angkuh, sombong, dan memiliki temprament yang sangat buruk. Tian berharap tidak akan pernah dipertemukan lagi dengan sosok itu. Cukup sekali dipagi yang sial itu Tian bertemu dengannya. Tapi rupanya Tuhan memiliki rencana lain. Siapa yang menyangka bahwa pada akhirnya Tian malah membiarkan tuan muda sombong itu tinggal menumpang di apartemen sederhananya? Benar-benar tak terduga! Tapi sebenarnya siapa sosok Barry? Kenapa lambat laun Tian malah merasa anak itu tidak asing baginya? ... "Mana mungkin?! Bian tidak mungkin seperti dia! Kakak tidak tahu saja semenyebalkan apa dia. Tidak mungkin Bian ku yang manis dan lucu itu tumbuh menjadi seperti dia." -Tian- "Hei Tian! Memangnya apa yang salah denganku?! Lagipula siapa yang ingin menjadi Bianmu?!" -Barry-

More details
WpActionLinkContent Guidelines