Story cover for Graisse  by Queen_di06
Graisse
  • WpView
    Reads 27,219
  • WpVote
    Votes 2,678
  • WpPart
    Parts 39
  • WpView
    Reads 27,219
  • WpVote
    Votes 2,678
  • WpPart
    Parts 39
Complete, First published Feb 25, 2020
{Jangan Lupa Follow Authornya dulu yaw}



Complete [Terbit!] 





---------


Graisse 

Bahasa Prancis dari kata 'Fat'

Tentang gadis gendut dengan segala rintangan hidupnya.


"Di.. Nanti berat badan kamu nambah lo.." -Delilla

"Ga papa, udah kodrat kak Del.." jawab Dinda singkat sambil memasukkan sesendok penuh es krim ke dalam mulutnya, es krim milik Delilla.

---

"Bantetkuuuu! pakek lipbalm ya.. biar bibir kamu ga kering banget.." -Devi

"Apaan sih.. Ga mau! rasanya kaya habis makan gorengan.." Ucap Dinda sambil mencoba melarikan diri dari Devi yang sudah sedia dengan lipbalm ditangannya.

---

"Kenapa si di?" -Devi

"Tadi aku ketemu 'dia'.." 

"Terus?" -Delilla

"Aku sapa. Cuma dia buang muka. Pas aku liat dia lagi sama cewek cantik banget. Apa mungkin karena aku ga cantik ya jadi dia pura-pura ga liat aku.." 

Kedua temannya hanya bisa menatap Dinda bingung, kemana perginya Dinda dengan kepercayaan dirinya itu?






















Queen_di06
All Rights Reserved
Sign up to add Graisse to your library and receive updates
or
#208pendek
Content Guidelines
You may also like
27 FEBRUARI by MelatiPutri427
36 parts Complete
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
You may also like
Slide 1 of 10
Davin [On Going] cover
ARFA (Arka Fauza) END cover
ALSTARAN [END] cover
FANNA [ END ] cover
5 JAGOAN AYAH cover
GENTALA (COMPLETE)  cover
Simple LOVE [Completed] cover
5 girls || The problem  cover
27 FEBRUARI cover
ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\ cover

Davin [On Going]

16 parts Complete

"b-biarin gue tenang kali inii! Biarin g-gue gak ngerasain rasa s-sakit lagi." "Gakk Vin! Gak akan. Lo gausah ngomong yang aneh-aneh. Gue yakin lo itu kuat!" "Gue bener-bener c-capek, Zan," lirih Davin dengan bibir yang bergetar. "Masih banyak yang sayang sama lo! Algarez dan Cia butuh lo Davin. Ayoo wujudin semua mimpi lo bareng gue! Ada Olimpiade yang harus lo jalanin besok. Lo gak boleh lupain ituu. Gue selalu support lo!" Ucap Narzan susah payah dengan guyuran air mata yang engan berhenti. Dadanya terasa sesak. Sangat sesak! Melihat Davin yang terbaring di brankar dengan wajah pucat pasi. "G-gue mohonn arzan, g-anteng, d-unia, ak-hi-rat," Davin tersenyum, kala melihat Narzan terkekeh mendengar panggilan itu. Dulunya Narzan sangat membenci panggilan itu, menurutnya itu sangatlah berlebihan. Tetapi kali ini, Narzan menyukainya. "Gue ti-tip ini buat, Cia.." Davin memberikan secarik kertas kepada Narzan. ◍ "Aku titip mata aku sama kamu yaa, jaga baik-baik." ≻───── ⋆✩⋆ ─────≺ Kapan luka ini berakhir? Nyatanya luka ini terus selalu hadir sampai dimana hari terakhir itu tiba! #1 penulispemula 🏆 #1 lukaabadi 🏆 #2 markas 🏆 #3 terpuruk 🏆 #3 cia 🏆