Tivedar Excess

Tivedar Excess

  • WpView
    Leituras 3
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, fev 26, 2020
WpInfo
Ficção
Fantasia
Mungkin bagi sebagian orang, memiliki kelebihan adalah hal yang menyenangkan. Tapi, itu tak berlaku bagi Vedar. Kemampuannya terbilang aneh dan menakutkan. Bisa melihat yang orang lain tak bisa lihat, bisa mendengar pikiran orang lain, memindahkan barang tanpa menyentuhnya, bahkan membunuh orang hanya lewat tatapan cukup membuat Vedar tidak nyaman. Ia memang mempunyai banyak teman tapi, tak jarang orang-orang menjauhinya dan mencemoohnya karena sifat aneh dan misteriusnya. Bahkan terkadang ia berfikir untuk mengakhiri hidupnya karena melihat orang-orang yang tidak aman karenanya. Ia harus diasingkan demi keselamatan orang-orang terdekatnya. Akankah Vedar bisa bertahan dengan itu semua? "although this is torture i will try to survive. Even though i didn't promise to survive without anyone cheers me up. Even though family. Semoga gue bisa," - Tivedar.
Todos os Direitos Reservados
#145
kekuatan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ventiones Academy [REVISI]
  • Lintas Semesta ( END )
  • My Stupid Indigo
  • [✔] Indigo Girl - SUDAH TERBIT
  • Aku Tau Tentang Mereka
  • AKU
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • My Girlfriend is a Ghost
  • SANG PENAKUT

Aku hanya seorang gadis berumur tiga belas tahun yang biasa saja. Aku ini sama seperti yang lain. Jadi tidak ada yang istimewa dari diriku. Sampai .... "Selamat, Anda diterima di Ventiones Academy." Aku tak pernah mendengar ada academy semacam itu. Semuanya langsung berubah. Hidupku yang awalnya berwarna hitam-putih, berubah menjadi warna pelangi. Rasanya mataku sampai pusing melihat semua warnanya. Tidak bukan mata, tapi otakku. Oh, aku menyesal ketika kehidupanku sebelum ini aku kurang banyak bersyukur. Aku ini masih tiga belas tahun. Tapi kenapa kejadian yang kualami di luar batas umurku? Sebentar, di luar batas bukan berarti seperti adegan dewasa! Maksudku seperti peperangan? Pembunuhan? Baiklah, aku sepertinya sudah gila. Aku jadi iri dengan remaja normal seperti kalian. **** Cerita ini murni dari pikiran saya sendiri. Karena saya selalu berkhayal yang tidak logis, jadi saya lampiaskan ke dalam cerita ini. Jika ada kesamaan nama dalam cerita ini, itu artinya kebetulan. Vote? Baca aja dulu! Nggak vote juga gpp. Asalkan sudah dibaca ceritanya dan sudah ditaruh di perpustakaan kalian. **** ⛔Lagi tahap revisi. Jadi jangan terkejut jika ada perubahan kata atau chapter secara tiba-tiba

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo