The Stars & The Vanilla Sky

The Stars & The Vanilla Sky

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2020
PROLOG Matanya nanar menatap barisan dinding batu bercat putih yang memanjang di hadapannya. Suara decitan bangku dan meja besi yang tadi ia duduki masih terdengar jelas di telinganya sembari ia berjalan menyusuri sebuah lorong kosong bersama dua orang pria yang mengawalnya kembali menuju kamar selnya. Ia berjalan dengan langkah yang cukup lambat sambil sesekali menengadahkan kepalanya ke atas, menengok hamparan langit-langit gedung itu dan mencoba menahan genangan air mata yang membendung di pelupuk matanya. Masih tersimpan luka yang cukup dalam di relung hatinya. Luka itu membuahkan dendam dan amarah yang selalu memenuhi pikirannya dan kian membuncah setiap kali ia mengingat kembali apa yang telah menimpanya. Suatu hari, saat semua ini berakhir, ia mungkin takkan lagi mampu melanjutkan hidupnya seperti dulu, kala semuanya belum berbeda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psycho Husband
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Become Antagonistic?
  • GATE OF DESTINY
  • MY PSYCHO [END]✔
  • Him or him?
  • Crumbling Of Caste
  • Embrace again, Arnan
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI

Langit terasa runtuh di kepala Zayn saat mendapati istri yang amat dia cintai berada di kamar yang sama dengan lelaki lain tanpa sehelai benang yang menutupi. Ada luka menganga yang seketika tercipta di relung hatinya, bagai tersayat pisau tak kasat mata. Namun, amarahnya jauh lebih mendominasi. Bisikan "Mati, mati, mati" seketika memenuhi isi kepalanya dan dengan senang hati dia turuti. Mengabaikan permohonan maaf dari dua pengkhianat kotor yang tergesa menutupi tubuh polosnya. Mulai detik itu, Zayn bukan lagi Zayn yang hangat dan penyayang, tapi dia adalah Zayn yang haus darah, tak peduli apa pun. *** Cover by Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines