The Stars & The Vanilla Sky

The Stars & The Vanilla Sky

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
PROLOG Matanya nanar menatap barisan dinding batu bercat putih yang memanjang di hadapannya. Suara decitan bangku dan meja besi yang tadi ia duduki masih terdengar jelas di telinganya sembari ia berjalan menyusuri sebuah lorong kosong bersama dua orang pria yang mengawalnya kembali menuju kamar selnya. Ia berjalan dengan langkah yang cukup lambat sambil sesekali menengadahkan kepalanya ke atas, menengok hamparan langit-langit gedung itu dan mencoba menahan genangan air mata yang membendung di pelupuk matanya. Masih tersimpan luka yang cukup dalam di relung hatinya. Luka itu membuahkan dendam dan amarah yang selalu memenuhi pikirannya dan kian membuncah setiap kali ia mengingat kembali apa yang telah menimpanya. Suatu hari, saat semua ini berakhir, ia mungkin takkan lagi mampu melanjutkan hidupnya seperti dulu, kala semuanya belum berbeda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PACAR CUEK
  • Psycho Husband
  • WRONG GIRL
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Become Antagonistic?
  • Liam & Lucas "moretti night shadow"
  • TAK BISA MELAWAN TAKDIR
  • Crumbling Of Caste [Tidak Dilanjut]

Prolog... "Kamu itu cuek tapi ngangenin,"ucap gadis tersebut. Cowok tersebut tersenyum tipis. "Lo itu cerewet tapi gue suka," **** "Kenapa ar?kenapa lo tega ngelakuin hal ini ke gue,"teriak perempuan itu. "Maaf,"hanya satu kata yang di ucapkan dan dia segera pergi meninggalkan perempuan yang hancur hatinya. Perempuan itu memukul dengan keras dada laki itu. "Semua ucapan lo bullshit,lo sama sekali nggak nepatin janji itu."teriak Perempuan itu lagi. "Buat apa lo datang ke dalam hidup gue kalau lo bakalan pergi juga."lanjut Perempuan itu. Laki-laki hanya bisa diam,tidak bisa menjawab satu pun kata yang di ucapkan Perempuan itu. "Aku gagal rel,makanya Aku pergi."bisik Laki-laki itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines