Masa Puber Kedua Suamiku

Masa Puber Kedua Suamiku

  • WpView
    Membaca 546
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 14, 2020
Hara adalah seorang istri yang sangat penyayang kepada anak-anaknya dan juga sangat cinta kepada suaminya. Masa-masa berumah tangga mereka pun berjalan dengan baik-baik saja hingga pada suatu hari. Entah karena apa, suaminya Abimana mengajukan permintaan untuk menikah lagi padanya. Hana merasa bingung mengambil keputusan besar ini yang akan mengubah semua yang ada dalam hidupnya. Sedangkan ia tahu bahwa suaminya sedang mengalami masa-masa pubertas kedua dalam hidupnya. Sikap apa yang akan diambilnya untuk suaminya? Mampukah ia bertahan dan rela berbagi suami dengan perempuan lain? Ataukah ia harus pergi dan rela rumah tangga yang susah payah dibinanya harus hancur ditangan suaminya sendiri?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#825
wattpadindo
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • AILEEN & REGAN [TELAH TERBIT]
  • my children but, not my child (END)
  • Ana Uhibbuki fillah Zawjati
  • Love In Pesantren 2
  • Pramitha's Make Up ( Sudah Terbit )
  • May I Love You?
  • ADAKAH CINTA DI HATIMU

⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan