180°

180°

  • WpView
    LECTURAS 38
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, mar 23, 2020
Sore itu, kala mentari hendak pulang keperaduan nya. Sepasang remaja tengah duduk di bawah pohon rindang. Si gadis tampak menatap wajah pemuda itu khawatir karena lebam menghiasi wajah pemuda nya. "Raja kapan berhenti berantem sih?! Aku khawatir tau," ucap gadis itu yang di balas diam oleh pemuda nya, Raja nama nya. Gadis itu berdecak sebal, ia kemudian mengeluarkan kotak P3K yang selalu di bawa nya kemana-mana. Ia meraih pelan wajah Raja, bermaksud mengobati lebam itu seperti yang biasa ia lakukan. "Kita putus." Dua kata itu mampu membuat gadis itu terdiam. Tiba-tiba hati nya mencelos, ia menatap wajah Raja serius. Saat Raja hendak beranjak dari duduk nya, gadis itu meraih tangan Raja pelan. Yang langsung di tepis oleh pemuda itu. "Gue bilang kita putus! Ngerti nggak sih lo?!" Bentak Raja. Ini pertama kali Raja membentak dirinya, walau selama ini sikap Raja selalu dingin tapi ia tidak pernah membentak dirinya. "Iya, aku tau. Tapi duduk dulu," ucap gadis itu dengan tatapan memohon. Raja berdecak sebal, ia kembali duduk di sebelah gadis itu. "Luka nya harus di obati, atau nanti akan tambah parah." Ucap gadis itu sembari mengobati wajah Raja. Raja diam, entah memikirkan apa. "Mulai sekarang, kamu harus ngobatin luka kamu sendiri." Ucap gadis itu setelah selesai mengobati wajah Raja. Ia memberikan kotak P3K nya kepada Raja, lalu ia berdiri. Ia menatap Raja sembari tersenyum lebar, membuat Raja menatap gadis itu dalam. Tanpa kata gadis itu pergi meninggalkan nya. Kok jatuh nya seperti dia yang di putusin lalu di tinggalkan? Baru kali ini ego nya di tampar sangat keras, dan parah nya itu oleh seorang gadis. Hebat.
Todos los derechos reservados
#79
dare
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • EVAN [ON-GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Ratu Is Our Queen (END)
  • DEAR NAYA: From Raka
  • SPOILED BABY AND HER LOVER [ᴇɴᴅ] [ᴘʀᴏꜱᴇꜱ ᴘᴇɴᴇʀʙɪᴛᴀɴ]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • DANGEREUX
  • CALVANDER [SUDAH TERBIT]✅
  • ARGIAN [ON GOING]
  • BABY BOY ( REVISI SEKALIAN MENYUSUN PART END )

"Halo! Kenalin, nama gue Baby," ucap Baby antusias sambil memajukan tangan kanannya, berniat menyalami Evan. Evan menyernyit, alisnya terangkat sebelah. "Babi?" Baby langsung menghela napas kasar. "Baby, anjir! Budek, ya?! B-A-B-Y!!" sentaknya kesal. "Ribet. Babi aja gampang," balas Evan santai tapi nada suaranya nyolot. "Aish! Dasar tambal ban!" Kesabaran Baby sudah habis. Setelah melontarkan kalimat itu, ia langsung berbalik dan pergi dengan langkah cepat. 📌 Walaupun judulnya 'Evan' tapi di cerita ini tidak hanya menceritakan Evan ya teman-teman. Melainkan menceritakan Baby dan teman-teman Evan juga. Happy reading!! ✨ ================ ‼️Cerita ini hanya berupa khayalan author. Jika ada kesamaan nama, tempat, dll, itu hanya kebetulan belaka. 📌 Dilarang plagiat ya teman-teman!! mari hargai author dengan follow, vote, serta komen yang baik-baik yaa teman-teman semua... Antusias kalian sangat berharga untuk kami.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido