The Love Triangle

The Love Triangle

  • WpView
    Reads 294
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sun, May 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Gimana perasaan lo kalo orang yang selama ini lo cintai, mampu ngeyakinin lo sebagai tempat pelabuhan terakhir malah ngebuat lo kecewa dan pergi gitu aja ninggalin lo tanpa sebuah alasan. Dan sekarang dia balik lagi buat minta kesempatan kedua. Safira Revanya Putri Mahendra Gue pergi bukan tanpa alasan, tapi gue pergi karna punya alasan tertentu yang pastinya lo juga akan paham dan juga mampu ngasi gue kesempatan lagi buat ngebahagiain lo. Arvian Putra Rehendra Gue bakal bikin lo ngelupain dia dan juga nyembuhin rasa sakit yang pernah dia buat ke lo dan tergantikan dengan kebahagiaan yang bisa buka hati lo buat gue. Jonathan Alexander
All Rights Reserved
#37
wattpadauthor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Coming Home (CABACA.ID)
  • You Are My Reason
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Kembali [END] ✔️
  • Forbidden Love [Completed]✓
  • ARISYI EL QATHYA
  • Destiny [Selesai]
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines