MUDDLE: The Secret Matters

MUDDLE: The Secret Matters

  • WpView
    Leituras 279
  • WpVote
    Votos 59
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jul 25, 2023
Sebuah cerita tentang remaja yang memiliki masalahnya sendiri-sendiri dengan penyelesaian yang begitu rumit. Senang, sedih, susah, gembira, takut, tegang, bingung, kalian akan merasakan semuanya saat membaca cerita ini. ⚠Karena cerita ini karangan asli, segala bentuk plagiat akan dikenai sanksi. -30052021
Todos os Direitos Reservados
#291
pyscho
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo