Menangis Tanpa Air Mata

Menangis Tanpa Air Mata

  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2020
perjalanan hidup seorang perempuan yang terus menerus mendapatkan bullyan dari teman-teman sekolahnya. sampai pada akhirnya dia bertemu dengan seorang peria yang mengubah jalan hidupnya yang awalnya kelabu menjadi lebih berwarna. "Wah wah emang gila nih orang! Ya allah kirimkan hambamu ini laki-laki lain" ucap Echa.~ Echa Sherlinda Silviani. ~•~ "Gue bakal deketin, buat lo jatuh cinta terus tinggalin lo" "Gue akan lakuin apa pun agar rencana gue berjalan lancar dan buat lo angkat kaki dari sekolah dangan rasa malu" lanjutnya masih dengan senyum liciknya. ~•~ "siapa lagi yang bakal lo ancurin lagi? Ga cukup lo ancurin kebahagiaan gue sama keluarga gue?" batinnya. bagai manakah jalan hidup mereka?
All Rights Reserved
#14
buly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Different Way
  • AQILA [end]
  • 𝐀𝐋𝐙𝐇𝐄𝐈𝐆𝐀𝐑𝐀
  • -LANDA-
  • My (Nerdy) Girl
  • Letha
  • Pak Dokter & Buk Tani
  • Cinta Selamanya [E N D]

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines