We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Time : Why?

Time : Why?

  • WpView
    Reads 8,019
  • WpVote
    Votes 959
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kenapa waktu kita begitu singkat?" pada suatu malam sebelum kau menghilang, aku pernah bertanya seperti itu. "Waktu kita panjang. Hanya saja selama ini kamu memilih menjauh, sebab itu tak ada kenangan, tak banyak waktu yang menyimpan kenangan." Itu jawabmu. Aku pikir, dengan menjauh segalanya akan menjadi baik. Kita akan kembali baik. Kau akan sadar betapa pentingnya aku, betapa kau merindukanku. Aku tak tau bahwa semuanya akan menjadi sangat terlambat untuk kita membuat kenangan. Waktu berjalan. Hari akan usai. Kau pun akan menghilang.
All Rights Reserved
#4
flaneurberburunaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya Dirimu
  • Arshaka Heizen Lergan
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Become a Foreign 'Actist'
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Everything Happens for a Reason
  • Maaf' (Revisi)
  • AMERTA : The Last Embrace
  • "So She Would Live" (The End)✓✓

Pada sebuah perjalanan hidupku yang akan terus berjalan maju dengan semua yang terjadi di masa lampau mengiringi diriku yang sekarang, ada hal yang kuingin kembali dan menggapainya untuk sekali lagi, dengan alasan utamanya yaitu engkau disana yang menjadikan kuingin kembali untuk menggapainya dan kupertahankan hingga di masa yang akan datang ini. Pada saatnya nanti aku akan tahu jelas apa yang akan menjadi milikku selamanya, apakah salah satunya adalah dirimu ? kuharap takdir menjawab iya, karena dirimulah alasanku untuk tetap berharap tanpa kepastian yang jelas jauh disini, terhadap apa yang akan terjadi kelak dimasa depan. Mungkin jika memang sebuah takdir berkata tidak tentang hubungan kita, kuaharap saat aku meninggalkan dunia ini aku bisa membawa semua kenanganku denganmu kembali ke masa lalu untuk memperbaiki hal yang salah dan memilikimu selamanya. Aku akan selalu berharap akan ada orang yang bisa menjagamu secara langsung, bukan sepertiku yang saat ini hanya bisa menatap layar ponsel dengan harapan yang tidak jelas tentangmu dan tidak bisa menjagamu dengan fisik, hanya melalui kata-kata yang tidak jelas apa tujuannya, karena kau terlalu bagus untuk merasakan rasa sakit dari dunia ini. Mungkin untuk mengenangmu aku hanya bisa menyampaikannya melalui cerita sederhana ini yang akan kutuliskan semua pengalamanku bersamamu, yang mungkin menjadi kenangan yang tidak terlupakan, melalui cerita ini kutuliskan bagaimana kita berdua melawan dunia. kisah ini kutulis dan kuharap engkau melihatnya dengan harapan kau bisa merasakan apa yang kurasakan mengenaimu selama ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines