Chocolate

Chocolate

  • WpView
    Reads 4,545
  • WpVote
    Votes 1,592
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
Dengar, ada yang ingin aku kisahkan padamu. Perihal peluk yang tak jadi hangat semenjak kalimat keramat terucap. Kau tahu, tidak? Hal yang lebih patah dari luka? Bersama namun raga saling menjauh. Digenggam namun harus dilepaskan. Bersatu dipaksa berpisah. Ya, mungkin karena itu, cerita ini dirangkai menjadi untaian kata yang aku pun tidak tahu, apakah akan mendarat di pendengaranmu. Kisah sekedar kisah, entah mau berkisah atau tidak. Tidak ada yang tahu. Semesta yang paling tahu sekali pun, tidak kuberi tahu. Bukan karena mau menutupi, tapi bungkam yang akhirnya menjadi pendam adalah satu hal yang pasti agar luka tidak mendendam. Penasaran? Memang harus begitu. Supaya jelas, silahkan tilik cerita ini sampai selesai. Semoga semesta menyambut kalian dengan peluk.
All Rights Reserved
#169
chocolate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • SCHOOL DEATH (END)
  • 00.00
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • As Time Allows
  • GREENSTA [END]
  • Promise or Leave

Hidup adalah perjalan,dari Bahagia menuju Luka,dari Tawa menuju Air mata,atau bahkan dari sempurna menjadi Tiada Berdaya. Dan begitupun sebaliknya... Kita Hanya Manusia biasa. Yang diibaratkan sebagai Wayang. yang hanya digerakan oleh seorang dalang dengan latar belakang cerita yang berbeda. Kita Hanya Pemain dan Tuhan adalah Dalangnya,ia yang memiliki kuasa sepenuhnya atas apa yang terjadi dihari kemarin,hari ini,dan esok nanti. Namun,Ketika satu persatu hak miliknya hilang. Lalu dipertemukan dengan Insan Yang merubah keadaan tatanan Hidupnya menjadi penuh dengan Tantangan. Sedikit berbeda,Namun...... Bisakah ia bertahan? disaat Menggantungkan Harapan kepada insan yang salah. Berangan angan dengan janji kebahagian di masa mendatang,ataukah ia memilih Pulang,mengakhiri kisah hidupnya yang kelam? "Tidak apa. Anggap Saja Aku tak mendengar semua percakapan kamu dengan teman-temanmu" ucapnya tersenyum sendu dengan lelehan Airmatanya. ⚠ Zona berbahaya✖ ⚠ Banyak Luka dan Airmata Siapkan Mental sebelum membaca Tidak menerima Plagiator✖ @Coretanabstrak02 Highest Rank 👑💙 📖 Rank 1 in #Friendszone 📖 Rank 5 in #bucinremaja 📖 Rank 7 in #storyreal 📖 Rank 4 in #akusukakamu 📖 Rank 1 in #akusukakamu 📖 Rank 1 in #selamattinggal

More details
WpActionLinkContent Guidelines