"Terinspirasi dari kisah nyata"
Apa kalian tahu kalau yang namanya jin, hantu, roh, setan, makhluk astral, makhluk gaib, makhluk halus, makhluk tak kasat mata, siluman, atau apapun sebutannya, sebenarnya mereka ada saja disekitar kita. Memang tidak semua orang (manusia) memiliki kemampuan melihat, mendengar atau merasakan keberadaan, atau singkatnya berinteraksi dengan mereka.
Aku termasuk yang memiliki kemampuan itu. Awalnya aku selalu merasa takut setiap terjadi interaksi dengan mereka, tapi karena sudah terbiasa dan mereka selalu ada di sekitarku maka aku belajar menguasai rasa takut, berdamai dengan rasa takutku. Lagi pula kalau ketemu mereka aku tidak dapat berbuat apa-apa, dengkul berikut kakiku rasanya terpaku. Ya mau ngga mau aku hadapi saja. Pada akhirnya aku berpegang kepada keyakinanku bahwa mereka sama-sama makhluk ciptaan Tuhan seperti halnya kita.
Tapi jujur, kalau boleh memilih mening aku ngga usah lihat atau ketemu sama mereka. "Masing-masing aja ya. Alam kita beda", kalimat itu yang selalu aku ucapkan kalau merasakan keberadaan mereka.
Udah lah ya, kepanjangan pengantar. Kalian baca sendiri aja kisahku. Tapi sebelumnya baca doa dulu menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Mohon kepada Tuhan Yang Maha menguasai seluruh makhluk agar melindungi kita semua dan dijauhkan dari godaan mereka. Karena seperti sebelumnya aku sampaikan, mereka ada di sekitar kita. Boleh jadi saat ini sedang memperhatikan kamu.
Membuka mata perlahan. Potongan-potongan ingatan bagai berkumpul melengkapi puzzle mengerikan tentang peristiwa kecelakaan yang kami alami tadi malam. Mobil menghantam pembatas jalan dan sepertinya terperosok ke semacam jurang hingga terhenti karena menabrak pohon besar di hadapanku saat ini.
Tunggu... Ke mana semua orang?
Kenapa hanya aku yang masih di dalam mobil?
Berjalan mengikuti insting. Bukannya keluar hutan, aku sepertinya malah masuk makin dalam ke hutan. Langkahku terhenti kala netraku terpaku pada pemandangan di depanku. Mengerjabkan mata berkali-kali, benar... ini benar dan bukan halusinasi sepertinya.
TAPI BAGAIMANA MUNGKIN ADA ISTANA DALAM HUTAN???
Muncul pula seorang pria berambut putih mengenakan pakaian tradisional khas Sunda. Bukan kakek-kakek karena dia masih muda. Masalahnya, orang ini punya warna mata yang tidak biasa. Iris matanya berwarna hitam dan ukurannya lebih kecil dari ukuran iris manusia normal, sedangkan dasar matanya yang berwarna hijau kebiruan.
"Si-siapa kau?"
Pemuda aneh yang sayangnya tampan itu malah menyeringai memandangku lalu bertanya, "Kenapa suaramu bergetar?"
Bergerak mundur perlahan "Kau ini apa?"
"Hahaha..." tawanya membahana. "APA? bukan SIAPA? Hahaha..."
Aku waspada sekaligus takut. Demi Tuhan, aku yakin bahwa dia... DIA BUKAN MANUSIA!!!
----------------------------------------------------------
PERINGATAN : JANGAN MEMPERCAYAI SEMUA YANG ANDA BACA!!!
Sebagian besar hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tempat, tokoh ataupun kisah segalanya murni hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan apalagi untuk mendiskreditkan pihak manapun.
* Indonesia Fiksi Fantasi *