Langit Untuk Semestanya ✓

Langit Untuk Semestanya ✓

  • WpView
    Membaca 2,009
  • WpVote
    Vote 266
  • WpPart
    Bab 45
WpMetadataReadLengkap Rab, Feb 2, 2022
S E L E S A I "Lo nggak perlu selalu ada buat gue, karena mulai hari ini gue yang akan jadi seperti itu. Gue akan jadi Lathan yang ngelindungin Raina kayak Langit melindungi seluruh semestanya." Raina tidak pernah tau, yang lelaki itu katakan tempo hari akan menjadi sesuatu seperti apa. Sebuah kenyataan yang menyenangkan, ataukah sebatas kalimat penenang yang mungkin hanya akan jadi sebuah bumerang bagi keduanya? Karena masa depan adalah hal jangka panjang, dan mereka tidak bisa melihatnya. Tidak ada kepastian tentang langit yang selalu ada, mungkin saja dia juga akan pergi. Mungkin pergi meninggalkan hujan tanpa Langit lagi. ©️ copyright by NonaBellee 2022
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
lathan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • RAIN
  • Langit [END ✓]
  • Rayzqila: Senja Dan Hujan
  • Fallin' Flower
  • DENIAL
  • Dear Anonymous
  • Garis Luka
  • Selamat Tinggal Yang Tak Terucap

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan