Aku ingin berteman denganmu. Aku selalu menunggumu keluar. Aku benar-benar penasaran denganmu. Ketika tatapan mata kita bertemu di batas jendela kamar masing-masing, kau hanya akan tersenyum simpul dan menjauhi jendela kamarmu. Saat itu aku kecewa, kau benar-benar mengacuhkan aku. Aku tak akan berhenti karena kau belum tau pemandangan yang ada luar sana. Kau belum tau keindahan hujan yang mengguyur kota. Kau belum tau. Maka akan kubuat kau tau apa yang ada diluar sana. Aku akan membuatmu mengerti arti pertemanan kita.
More details