Dalam Diam [Revisi]√

Dalam Diam [Revisi]√

  • WpView
    Reads 36,951
  • WpVote
    Votes 874
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 24, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang raga yang sudah kehilangan jiwanya. Kisah seorang gadis yang bersahabat dengan sepi. Pelukan hangat, kata-kata semangat dari orang tuanya menjadi hal yang paling ia dirindukan. Berpisah sejak kecil dengan orangtuanya. Ayahnya yang meninggal saat ia berusia lima tahun. Saat itu pula ibunya harus mengurus semua perusahaan peninggalan ayahnya. Ia bahkan lupa, kapan kali terakhir ibunya menghubungi dirinya. Hingga dititik terapuh dalam hidupnya, ia hanya pasrah dan berdoa, semoga bisa dipertemukan lagi dengan orang yang dia sayangi. Permintaannya sangat sederhana. Di saat-saat terakhir nafasnya masih berhembus ia berharap bisa memeluk tubuh yang selama ini ia impikan. Yaitu, ibunya.
All Rights Reserved
#28
kanker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • KHAIRA
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • DALAM DIAMKU ADA CINTANYA {END}
  • Zidan With Syakira
  • Luka & Lara (Completed)

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines