We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Still About Us

Still About Us

  • WpView
    Reads 6,922
  • WpVote
    Votes 540
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 9, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[SEQUEL of HOPE YOU KNOW] Memutuskan untuk pergi tanpa tahu kebenarannya merupakan tindakan yang bodoh. Meninggalkan segala kenangan beserta seseorang yang berperan penting dalam kehidupan. Dalam persoalan cinta, tidak selalu berada pada fase bahagia. Pastilah akan ada fase patah hati, air mata, berselisih paham, dan lain sebagainya. Fase tersebutlah yang sedang dialami Clara dan Dava. Cinta mereka sedang diuji. Clara pergi tanpa pemberitahuan, meninggalkan Dava dengan sejuta pertanyaan yang belum terjawab. Setelah beberapa tahun tidak bertemu, apakah Dava masih mencintai Clara? Apakah nama Dava masih terukir indah dihati Clara? Bagaimana keduanya menjalankan keseharian? Bagaimana harapan mereka satu sama lain terhadap hubungan tersebut?
All Rights Reserved
#118
sad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bidadari Huzair
  • Jandaku is Back! (Short Story) [✓]
  • House Of Love ©
  • GADIS ITU MILIK AKU
  • 𝐊𝐄𝐄𝐏 𝐇𝐄𝐑 ©
  • Hati Untuk Cikgu
  • 30. Safe Zone
  • Jika Kau Yang Memiliki || COMPLETE
  • E.Z.R.A [C]

(SEQUEL USTAZ, TUNGGU SAYA! by @aiensohko) Cover editor - @sirapbang- 🕊️ Pergi dan pulang bersama harapan. Bertahun-tahun menyimpan rasa. Dalam doa tak pernah terlupa. Namun hampa, harapan sekadar harapan. "Saya dah kahwin." - Iman Nadiah Tapi siapa sangka, dia masih punya peluang. Namun saat ingin direbut peluang tersebut, restu pula tidak memihak. Perkahwinan mula diatur. Perasaan pula diketepikan demi hubungan kekeluargaan. "Huzair cintakan Nadiah." - Athmar Huzaifah "Susah sangat ke awak nak lupakan dia? Susah sangat ke nak buka hati untuk saya?" - An-Neesa Syahlaa Perkahwinan yang diimpikan bahagia rupanya masih berselirat dengan kisah lama. Mampukah mereka bertahan dalam mahligai itu? Mampukah hati menerima orang baru? Masih adakah peluang kedua dalam hubungan mereka? "Boleh kita berhenti sampai sini? Kita sama-sama penat, Neesa. Hati kita sama-sama terluka. Kita berhenti sampai sini sebelum keadaan lagi teruk." - Athmar Huzaifah

More details
WpActionLinkContent Guidelines