Hurt
  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 18, 2020
. . . Sakit karna terluka,dan tersiksa batin tetapi tetap memasang wajah cerianya. Dia Ria seorang gadis yang ah entahlah apakah masih bisa disebut gadis setelah kejadian beberapa tahun silam. Menyimpan suka duka dan lukanya rapat rapat tanpa sepengetahuan orang lain. Meski begitu pesonanya mampu menarik perhatian beberapa lelaki. Termasuk Vino,pemuda manis,sopan,dan ramah tetapi memiliki tatapan tajam. Jika sedang marah dia lebih mengerikan dari macan. :v Vino mencintai Ria tapi dia tidak pernah mengungkap kanya.hingga sebuah kejadian tidak sengaja membuat dia menjadi lebih dekat dan ingin mengetahui sesuatu yang di tutup rapat rapat oleh Ria. Ria masih bisa tersenyum ceria meski terpaksa hingga sebuah kebenaran besar terungkap. Apakah Vino akan tetap mencintai Ria? Apakah Ria baik baik saja setelah mengetahuinya? Bagaimana Ria bisa mengetahuinya? Baca aja ya:] Jan lupa vomment! LOPE YOU MWAHH :*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • R A L A N [END]
  • My Cold Prince (END)
  • Auzi's second life [TERBIT]
  • GALANG [SELESAI]
  • Relationships ~| C.I.N.T.A [COMPLETED]✔
  • Evando&Seraphine [END]
  • Diary Bertali Luka
  • ARDIRA [SELESAI]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines