My boyfriend In my love

My boyfriend In my love

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 14, 2020
"Gue Dan Lo Sampai kapanpun tidak akan bisa bersatu" "Enggak Ci,Kita pasti bisa bersatu" Arsy menghela nafas kemudian melanjutkan bicara"Udah sekarang lo jauhin gue,dan gue juga bakal jauhin lo" "Ci,Gue mohon jangan kek gini" Arsy hanya mengabaikannya.Kemudian ia pergi meninggalkan Ryan sendirian.Tapi sebelum Arsy melangkah lebih jauh Ryan berteriak "Okee,kalau itu mau lo,gue bakal jauhin lo,gue gak akan pernah deketin lo lagi,gue gak akan ganggu lo lagi,dan gue akan berusaha menghapus nama lo dari hati gue"Ryan frustasi. Arsy mendengarnya,tapi ia tetap pergi.Dan bersikap seolah olah tidak mendengarnya.Padahal dalam hati kecilnya ia tak terima Ryan bicara seperti itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • Attalya
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)
  • Annoying Brother: ENHYPEN
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • TENTANG SEPASANG
  • My Cold Boy
  • Is It Home ?
  • Need Someone💔

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines