Story cover for PRINCE MASK  by Chihuagolden
PRINCE MASK
  • WpView
    LECTURAS 10,960
  • WpVote
    Votos 1,705
  • WpPart
    Partes 28
  • WpView
    LECTURAS 10,960
  • WpVote
    Votos 1,705
  • WpPart
    Partes 28
Continúa, Has publicado feb 28, 2020
#𝐅𝐚𝐧𝐭𝐚𝐬𝐲 𝐬𝐭𝐨𝐫𝐲




"Kalau tidak indah, bukan bunga namanya..." 

Sambil mengangguk benar, Taehyung menatap Jeongyeon lalu mengambil alih bunga tersebut sehingga berada di tangannya, "tapi bunga ini kurang indah menurutku."

"Mengapa? Bunga itu sangat indah, warnanya pun cerah. Siapa yang menolak keindahannya? Jika bukan hanya kau seorang, pangeran" 

"Aku bukannya menolak keindahannya, Jeong... Tapi aku merasa kalau bunga ini kurang indah." Taehyung menaruh Bunga yang ia pegang tersebut ke selah telinga Jeongyeon lalu membenarkan rambut gadis itu teliti.

Setelah terpasang rapih, Taehyung tersenyum lebar lalu menatap wajah Jeongyeon lekat, "bunga ini sangat indah sekarang."

"Apa ada yang lebih indah lagi? Bahkan ribuan bunga pun tidak bisa di tandingi oleh pemandangan yang ada di hadapanku saat ini"





Taehyung-Jeongyeon


©Chihuagolden
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir PRINCE MASK a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#71jeongyeon
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
I'm Not the Protagonist (Completed) de yooandmii
69 partes Concluida Contenido adulto
Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!
He is Qween ✔ de HimeDandelion
35 partes Concluida Contenido adulto
Seorang aktor bernama Park Jihoon yang terlempar ke masa Juseon dan berubah menjadi wanita. 🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🥕🐇 Musim gugur berakhir dan musim dingin pun datang. Tanpa terasa tahun baru pun tiba. Jihoon terbangun dari tidurnya setelah koma jatuh ke laut karena frustasi dan mabuk. 'Apa ini apa aku masih bermimpi' Dia berada di suatu ruangan besar dengan nuansa kerajaan. "Yang Mulia, saya akan memanggilkan tabib" Terang salah satu dayang yang terlihat panik saat melihatnya membuka matanya. "Apa sedang ada pesta kostum?"Cicit Jihoon Hingga dirinya berpaling pada sebuah benda di sampingnya. "Wah poster yang cantik" Gumamnya Namun Jihoon merasa aneh dengan poster yang bergerak. Beberapa kali dia mengusap poster wanita berpakaian elegan bak putri raja itu. Jihoon menengok dengan cepat cermin itu beberapa kali dan berteriak keras . "AAAAAAAARRRRRRRRGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!! POSTERNYAAAAA POSTERNYYAAAA RUSAKKKKKK!!!" Mendengar teriakan sang calon ratu semua dayang yang bersimpuh di depan kamar segera masuk beserta para kasim dan tabib. "Yang mulia sudah sadar!" "Dia menjadi gila" "Dia seperti kerasukan setelah tenggelam di kolam 2 hari yang lalu" Hingga perkataan itu sudah sampai di kuping sang raja "Dia sudah sadar? Aku akan mengunjunginya" "Ani! " "Kau melarangku?" "B-bukan seperti itu, ah itu-i " "Kau mau melarang raja melihat calon ratunya?" "Maafkan saya yang mulia Raja" 'Kita lihat rencana apa yang akan kau lakukan setelah sadar' Jeno melangkah pergi.
Love Story  de shininglight97
25 partes Concluida
Story by: Galleria Frads & shininglight97 "Kukira aku sudah mengenalnya dengan sangat baik. Tapi nyatanya aku salah. Rupanya ia menyimpan banyak gejolak emosi dibalik hubungan mesra yang kami tutup dengan rapih. Bodohnya aku yang tidak mengerti kekecewaannya, dan memilih untuk melanjutkan kisah rahasia tentang hubungan kami dengan santainya. Bagaimana bisa aku tidak mengerti apa isi hatinya? Padahal aku melihat wajah cantiknya itu setiap hari, di bawah atap yang sama. Bagaimana bisa aku tidak pernah menyadari setiap perubahan mimik wajahnya yang tak nyaman atas apa yang telah kita jalani?" - Kim Do Young. "Awalnya kusanggupi perjanjian yg kami buat, tapi pada akhirnya aku tidak nyaman dengan itu. Ternyata itu sangat menggangguku. Ingin berteriak rasanya saat para wanita itu melemparkan tatapan mereka dan terus mencari tau tipe ideal dari kekasihku sendiri. Tapi pada akhirnya aku hanya bisa menghela napasku berulang kali dan kembali menyimpan itu sendirian, karena aku takut Doyoung kecewa." - Na Soo Hwa. "Kata 'penipu' yang selalu kau sematkan pada nama belakangku membuatku tak pernah mengerti, Baby. Definisi penipu seperti apa yang ada dalam kamusmu? Beri tau aku. Karena yang kutau, aku menginginkanmu kembali ke hidupku, Hwang Ji Na," - Jung Jae Hyun. "Jangan katakan apapun. Sekalipun kau berniat untuk mengatakan cinta beribu-ribu kali padaku. Aku akan menutup kedua telingaku rapat-rapat. Aku akan menutup kedua mataku erat-erat. Tidak ada lagi Hwang Ji Na yang terpesona pada seorang penipu hati sepertimu. Karena, sudah tidak ada lagi kepercayaan untukmu. Bahkan, setiap tarikan napasmu saja terlihat sebagai tipuan bagiku. Kau, seorang pembohong yang ulung, Jung Jae Hyun," - Hwang Ji Na.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
I'm Not the Protagonist (Completed) cover
Spring Day : #2 The Fate cover
FORGOTTEN (Kim Taehyung) - END cover
Torn cover
𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓ cover
Little Girl : Love Story Begins [END] cover
He is Qween ✔ cover
Love Story  cover
[Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️ cover

I'm Not the Protagonist (Completed)

69 partes Concluida Contenido adulto

Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!