The Girl With Her Guitar

The Girl With Her Guitar

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 29, 2020
Daniel, bekerja sebagai karyawan toko buku kecil-kecilan di daerah Palasari hidup dalam berbagai tekanan. Ia tinggal di apartemen kecilnya, hidup dalam kesunyian. Suatu hari, ia mendengar petikan gitar dan nyanyian dari apartemen sebelah, dari jendela, ia melihat sesosok gadis yang bermain gitar di kamarnya. Tiap malam, gadis itu selalu bermain gitarnya dan itu mengubah hidupnya. Suatu hari, gadis itu menghilang. Daniel mulai mencari tau kemana perginya gadis yang merubah hidupnya ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Debts Of Obsession
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • Revenger Cries New
  • The CEO's Obsession
  • Debt of the Heart
  • STAY
  • DI BALIK BAYANG STANFORD (END)
  • Beautiful Flower - Jeno x Giselle [END]
  • Surat Kecil
  • PESONA CINTA ANAK PEMILIK YAYASAN

Hidup Nayella Arleen Leiara selalu sederhana. Ia tumbuh di ladang-ladang kering, dikelilingi aroma tanah dan doa-doa ayahnya yang menua sebelum waktunya. Dunia mereka kecil-hanya sebidang rumah kayu rapuh dan harapan dari panen yang tak pernah cukup. Tapi di balik kesederhanaan itu, ia merasa aman. Hingga hari itu tiba. Langit sore menggantung kelabu. Seolah tahu bahwa kedamaian mereka akan berakhir. Sebuah mobil hitam menggilap datang menghantam ketenangan desa yang nyaris terlupakan. Dari balik pintu mobil, turun sosok pria berjas gelap, langkahnya tegap, sorot matanya seperti malam yang kehilangan bulan. Nama pria itu mengandung teror di setiap bisikannya-Savero Aziel Artan, raja gelap yang berdiri di atas lautan darah dan hutang. Ia datang bukan untuk berbicara. Ia datang untuk mengambil. Dengan suara dingin dan sikap tak tersentuh, ia menuntut lunas: tiga ratus juta yang tak mungkin dibayar oleh seorang petani tua. Tapi ketika matanya menembus dapur reyot dan menangkap sosok Nayella-gadis muda berbalut kesederhanaan dan kepolosan yang menyakitkan-Savero memutuskan satu hal: uang bisa dilupakan. Asalkan ia mendapatkan gadis itu. "Beri aku Nayella, dan semua ini akan selesai," katanya. Tawaran yang terdengar seperti vonis. Nayella mendengarnya. Setiap katanya menusuk lebih tajam dari belati. Hari itu, hidup Nayella berubah selamanya. Bukan karena ia dijual. Tapi karena takdirnya telah dipilih oleh lelaki yang tak mengenal cinta-hanya obsesi dan kuasa. Dan saat langkah Savero memasuki rumah mereka tanpa izin, satu hal pasti: Ia bukan datang untuk menawar. Ia datang untuk memiliki. Dan Nayella, tanpa sempat memilih, menjadi milik seorang iblis dalam wujud manusia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines