Zeros
  • WpView
    LETTURE 92
  • WpVote
    Voti 11
  • WpPart
    Parti 9
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mar 13, 2020
Seperti bilangan nol, kosong dan tak terdeskripsikan. Seperti angin, menemani, tapi sulit di gapai. Seperti air, dapat di rasakan, tapi sulit di genggam. Saat masih jauh, kau mendekat. Saat ingin dekat, kau menjauh. Bodohnya hati, terus mengejar tanpa lelah. Tetap berjuang meski hasilnya sia-sia. Rasanya ingin menyerah, namun di urungkan saat kau tertawa lepas tanpa beban, tanpa masalah. Meski aku tahu, kau lebih di tempa untuk kuat dalam derita daripadaku yang di kelilingi cinta. Saat pertama kali menderita, lelah, rasanya ingin menyerah, saat itulah kau datang. Kemeja birumu adalah favoritku saat aromamu menusuk hidung. Di saat itulah aku tahu, bahwa kau adalah penyelamatku. "Jangan memandang ke atas, tetapi ke bawah. Percayalah, hidup ini lebih kejam dari apa yang kau pikirkan," Ujarnya pelan, suaranya lembut dengan senyum yang selalu aku rindukan.
Tutti i diritti riservati
#110
spesial
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Arkan & Bandung
  • SELF LOVE
  • Cahaya [COMPLETED]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • 04:Love Struggle✔
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Let Me Love You Longer
  • FIZYA

"Ayo bertaruh, Ay" "Bertaruh soal apa?" "Setelah ini, aku yakin Bandung akan jadi kota yang paling menyenangkan buat kamu." "Kenapa?" "Karena ada aku. Coba aja kamu cari ke kota lain, pasti kamu ngga bakalan nemuin aku di tempat lain. Karena aku, akan selalu ada di sini. Di kota ini." "Kalau semisalnya Bandung jadi kota yang paling menyiksa buat aku, gimana?" "Aku ijinin kamu buat pergi Ay. Ke manapun yang kamu mau dan kembalilah disaat kamu udah bisa berdamai dengan semuanya." ●●● ❝Mengenalmu bukanlah suatu kesalahan besar untukku. Meski setiap kali aku diingatkan tentang dirimu, air mata ini selalu jatuh bersamaan dengan kenangan-kenangan indah yang sudah kita lalui.❞

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti