ABU - ABU
  • WpView
    LECTURAS 102
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 18, 2020
Terimakasih telah memberikanku banyak pelajaran hidup, aku menyerah pada dirimu yang seolah tak tahu atau mungkin memang takdir tak ingin kita bersatu. Aku ingin memulai semuanya dari awal lagi, entah sampai kapan aku mengakhiri penantian ini hingga aku percaya kembali pada sebuah rasa yang kau sebut "Cinta". ~Adeeva Kirana mahesti ~
Todos los derechos reservados
#113
diva
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • RUANG KINANTI
  • From Friends To Lovers
  • SELINDUNG
  • Bocah Resek Jodoh Bu Guru
  • ILALANG (TAMAT)
  • I Love You
  • Vanza [ON GOING]
  • Sweet Bos (my husband)
  • Maaf' (Revisi)

Semua orang seolah dapat membaca bagaimana kehidupan Kinanti, dari raut wajahnya sorot matanya semua tampak terlalu kelam. Tak ada binar secercah cahaya di pagi hari sedikitpun, entah penderitaan apa yang telah ia alami. Kinanti sadar itu. Semua orang menatapnya dengan tatapan kasihan. Namun ia tak pernah ada niatan untuk mengubah anggapan tersebut. Baginya don't jugde book by it's cover tidak berlaku untuk dirinya, karena memang begitu adanya. Bagi Kinanti bukunya begitu lusuh, kelam, bahkan hanya penderitaan. Ia sendiri tak pernah berani membagikan ceritanya lebih jauh kepada siapapun atau membiarkan orang lain yang membaca lembaran hidupnya lebih dalam, hingga suatu hari Kinanti menemukan binar dari seseorang yang menatapnya seolah memberi harapan. Sorot mata tanpa mengasihani. Kinanti percaya seseorang itu akan menolongnya menyudahi buku lama dan membuka lembaran kehidupan baru. Hingga seluruh semesta Kinanti mengarah "padanya". Namun Kinanti lupa bahwa di dunia tak selalu berjalan sesuai dengan apa yang dirinya mau saja.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido