Siapa gerangan perempuan sial yang kelak akan berakhir menyandang nama Aditya Anggoro di belakang namanya setelah menikahi Gama? Tentu itu tanda tanya besar yang seringkali Gama tertawakan bersama kawan-kawannya. Apakah seorang selebriti? Putri pengusaha? Atau bahkan bukan keduanya? Gama tidak peduli. Perjodohan adalah hal yang pasti baginya. Ia sadar kombinasi gaya hidup bebasnya sejak remaja dan kesibukan kerjanya tidak akan membantunya menemukan perempuan baik-baik untuk dijadikan istri. Lain dari sang kakak yang hanya mempersembahkan cintanya pada satu wanita, Gama tidak pernah jatuh cinta. Selama ini hanya ada dua nama perempuan tanpa ikatan darah yang Gama cintai, Jena Hara Rajendra-yang telah resmi menjadi kakak iparnya-dan Aurelly Rayina. . . . . Karenina memutuskan maju setelah yakin Gama akan mundur, siapa sangka rupanya pria petualang itu justru melangkah sebaliknya. Bagi Karenina, menyetujui perjodohan dengan pria macam Gama merupakan perjudian tanpa risiko. Tidak akan mudah, tapi pasti menarik.
More details