Story cover for Dandelion by BerlianyPutri
Dandelion
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 29, 2020
Lara Rianti, seorang wanita yang tidak sempurna memiliki kisah muda yang juga memiliki ketidaksempurnaan. Kisah itu adalah kisahnya bersama seorang remaja laki-laki yang baru ia temui saat di bangku sekolah dulu. Setelah pertemuan itu mereka menjadi bersahabat. Sampai suatu hari, angin pun membawanya pergi entah kemana hingga akhirnya angin membawanya kembali ke hadapannya. Akan tetapi, remaja laki-laki itu sudah tidak seperti remaja laki-laki yang Lara kenali. "Seperti Bunga Dandelion yang tertiup angin, satu-persatu bunganya akan menghilang hingga tidak seindah awalnya", seperti itulah perumpamaan yang tepat menurut Lara untuk menggambarkan kisahnya dengan remaja laki-laki itu pada saat itu. Hingga akhirnya kisah demi kisah bermunculan yang tumbuh menjadi Bunga Dandelion baru yang indah.
All Rights Reserved
Sign up to add Dandelion to your library and receive updates
or
#7poorgirl
Content Guidelines
You may also like
Naura & Lukanya by Chofellate
48 parts Ongoing
⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura Arabella Sanjaya bukan gadis biasa. Di balik senyumnya yang tenang dan sikapnya yang lembut, tersimpan dunia yang tak banyak orang tahu-dunia penuh tanggung jawab yang terlalu besar untuk usia belianya. Sambil tetap bersekolah dan berusaha terlihat seperti remaja lainnya, Naura diam-diam bekerja sepulang sekolah demi mencukupi kebutuhannya sendiri. Ia terbiasa menutupi luka, memendam lelah, dan tetap tersenyum seolah semuanya baik-baik saja. Namun hidup tidak pernah semudah itu bagi Naura. Ketika sebuah pesta yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan justru berakhir menjadi titik balik hidupnya, Naura harus menghadapi kenyataan pahit: ia hamil. Di tengah cemooh tak terlihat, penolakan yang perlahan muncul dari sekitarnya, dan beban moral yang begitu menekan, Naura tetap memilih untuk bertahan. Ia tak meminta dimengerti, hanya berharap didengar dan dipahami. Beruntung, di tengah kesendiriannya, ada Adara-sahabat yang setia mendampinginya meski tak tahu sepenuhnya gelapnya dunia Naura. Tapi sampai kapan Naura bisa menyembunyikan rahasianya dari Adara, dari semua orang... bahkan dari dirinya sendiri? Ini adalah kisah tentang keberanian, pengkhianatan, dan perjuangan seorang remaja perempuan yang dipaksa dewasa terlalu cepat. Sebuah kisah yang mengajarkan bahwa tak semua luka tampak, dan bahwa menjadi kuat bukan berarti tak pernah rapuh. ---
You may also like
Slide 1 of 8
Senja Yang Sunyi  cover
Diary Of Dan - Bagian Dua cover
Bukan Salahnya Hujan (Completed) cover
Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going) cover
INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa  cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Naura & Lukanya cover

Senja Yang Sunyi

3 parts Ongoing

Arunika, gadis ceria yang selalu tampak kuat di hadapan teman-temannya, menyimpan luka yang tak terlihat. Di rumah, ia merasa asing dengan kedua orang tuanya-seolah menjadi tamu di tempat yang seharusnya ia sebut rumah. Kakak yang paling ia sayangi telah pergi meninggalkannya, membuat rumah terasa semakin sepi. Satu-satunya tempatnya bersandar adalah sang oma, wanita yang selalu menghangatkan hatinya dengan kasih sayang tanpa syarat. Namun, takdir kembali menguji Arunika. Evan, sosok yang ia percaya akan selalu ada, justru membuatnya kecewa. Dan ketika dunia terasa semakin berat, oma yang paling ia miliki pun pergi meninggalkannya selamanya. Di sekolah, Arunika masih mencoba tersenyum, seolah tak ada yang terjadi. Ia berusaha tetap tegar, meski hatinya perlahan terkikis oleh kehilangan demi kehilangan. Namun, di balik senyum yang ia tunjukkan, ada satu tempat di mana ia bisa benar-benar menjadi dirinya sendiri-danau yang tenang, tempat pelariannya dari dunia yang terus melukainya. Di tepi danau itulah, Arunika merangkai ulang kepingan hatinya yang hancur. Tapi, sampai kapan ia bisa bertahan? Akankah Arunika mampu melewati semuanya dan menemukan kembali cahaya di hidupnya?