We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
IBADAH BUCIN (Beribadah Untuk CINta)

IBADAH BUCIN (Beribadah Untuk CINta)

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah karya sastra yang mengulik terkait cinta dari sudut pandang penulis, lahir dari maraknya stigmatisasi kaum remaja dalam memandang cinta yang kurang baik. Semua memang paradoks yang diciptakan Tuhan begitu pun cinta, dalam tulisan ini kita sama sama memahami cinta dari perspektif penulis, keluh dan keresahan penulis dari anggapan Bucin diartikan dengan Budak Cinta bisa kita tumbuhkan dalam bentuk yang baik yaitu Beribadah Untuk Cinta.
All Rights Reserved
#643
narasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semua Yang Sirna
  • ZEEDIEN  [End]
  • Gus Abizar
  • Nyonya Saidah
  • HARSA || BL (END)
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • Menebus Mimpi

Dalam perjalanan hidup yang dipenuhi oleh suka dan duka, Seorang penyair puitis bernama Gaharu Samudra menemukan jati dirinya terperangkap dalam kesepian didasar lautan yang hampa. Sejak muda, Gaha selalu melahirkan puisi-puisi indah tentang cinta, harapan, dan juga kecewa. Namun tak ada satupun kisah cinta yang mencerminkan keindahan dari puisi buatannya. Didalam perjalanan ini, ia banyak belajar, bahwa, cinta yang ia berikan sepenuhnya bukan hanya untuk orang lain, tetapi juga untuk dirinya sendiri. Sebagaimana bentuk penerimaan dan penghargaan terhadap dirinya dari perjalanan hidup yang ia tempuh sejauh ini bersama dengan tawa dan lara. Cerita "Semua Yang Sirna" lahir dari sebuah perjalanan hidup Gaharu Samudra yang berjuang untuk menemukan jati dirinya. Kisah ini bisa untuk menambah wawasan bagi setiap pembacanya, bahwa setiap luka yang diderita bisa diambil untuk dijadikan pembelajaran dihidup kita untuk kedepannya, dan setiap puisi yang tercipta dari hati yang lara, bisa menjadi langkah baru menuju penyembuhan hati setiap penciptanya. Kunci agar tidak tersakiti adalah, "Jangan menaruh kepercayaan lebih terhadap manusia, melebihi kepercayaanmu terhadap Tuhan Yang Maha Esa." -Gaharu Samudra

More details
WpActionLinkContent Guidelines