-Pluviophile- /pcy

-Pluviophile- /pcy

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 9, 2020
"hidupku hanya akan ada hujan,salju,dan kamu" -chanyeol Seorang gadis bernama Jeon Alyora Orlin Alvenna poetry,yang hidupnya sangatlah terlengkapi,memiliki banyak perusahaan sukses,dan juga masuk dalam 3 besar orang terkaya di dunia. Mama dan papanya telah tiada dan kini ia tinggal bersama omanya. Al memiliki anugrah yang Tuhan beri,yaitu bisa melihat berapa lama umur orang disekitarnya. Ia hanya bisa menyelamatkan 1 orang,dengan cara memakaikan kalung yang sama seperti yang ia pakai,juga ia harus menaruh hatinya pada orang tersebut. Al sangat mencintai hujan,sangat sangat mencintai hujan,hujan adalah nomor 1 baginya. Suatu saat,ia bertemu dengan seseorang yang sama sepertinya,ia berdoa agar terus bersama orang tersebut. Namun,akankah mereka bersama selamanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Change The Plot (Niel)
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • REGAN's Crazy Wife
  • Mission

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines