°SATRYA°

°SATRYA°

  • WpView
    Reads 1,044
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 25, 2020
WpInfo
Fanfic
Kapten Satrya cowok berpostur gagah, tinggi yang paling dingin dengan cewek dan memiliki sifat bijaksana, bertanggung jawab, mapan, dan sholeh Siapa sih yang nggak mau sama dia?? Satrya slalu mengalah dengan Alfia yang memiliki sifat labil dan masih kekanak-kanakan walau kadang membuatnya jengkel. Tapi yang namanya Satrya ya tetap bertahan. ~Abdian ku pada negara sama halnya dengan abdian ku pada cinta yang akan terus memilih mu untuk menjadi pendamping ku~Abraham Satrya Pamungkas_ "Dengarlah, ini bukan tentang siapa yang datang dahulu namun ini tentang siapa yang mampu bertahan dan tak akan pernah pergi" gumam, Satrya "Aku tak mengerti jalan pikiran mu, untuk apa kau tetap mengejar ku walau aku slalu menolaknya" gerutu Alfia "Karena aku rela jika harus melangkahkan kaki walau lantai ini terasa amat licin. bagiku kaulah sandaran yang akan menolong ku jika aku jatuh dan bahkan tak bisa bangkit" Satyaa_
All Rights Reserved
#3
satrya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart on Duty
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Ku buat mauxIDR
  • Ily Lettuku
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • cinta yang terlambat
  • Cinta Alif
  • Meraih Restu Kakak [TAMAT] #WRITONwithCWBP
  • Zakia & Sang Abdi Negara

Bagi Aleesha, menjadi perawat di rumah sakit akademik Angkatan Laut berarti harus terbiasa menghadapi para abdi negara yang sering mencari alasan untuk datang memeriksakan diri-kadang benar-benar sakit, kadang hanya modus. Tapi di antara mereka, ada satu yang berbeda. "Letnan Abian" Sifatnya yang Dingin, tegas, dan selalu menjaga jarak. Ia bukan tipe yang suka berbasa-basi, apalagi mendekati seseorang tanpa alasan jelas. Namun, semakin lama, kehadirannya di sekitar Aleesha terasa terlalu sering untuk disebut kebetulan. Tatapan yang sulit ditebak. Perhatian kecil yang tidak biasa. Kejadian-kejadian aneh yang selalu berujung mempertemukan mereka. Apakah ini hanya kebetulan? Ataukah Letnan Abian, dengan segala ketidakpeduliannya, sebenarnya lebih memperhatikan Aleesha daripada yang ia tunjukkan? Di antara tugas, seragam, dan rahasia yang belum terungkap-mungkinkah hati yang dingin perlahan mencair? Happy reading guys! jangan lupa vote dan komen!

More details
WpActionLinkContent Guidelines