You and Us

You and Us

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 23, 2020
Andra semakin meminimkan jarak di antara mereka berdua, ia lalu mengangkat dagu Agatha agar tidak menunduk. Ia mensejajarkan wajahnya dengan wajah gadis itu. Agatha bisa merasakan hembusan nafas Andra yang menerpa wajahnya. Ia semakin panik. Terlihat jelas dari wajahnya yang berubah jadi pucat pasi. "Gue kenapa- nggak bukan gue, tapi cowok sialan ini kenapa? Apa yang ingin dia lakukan. Kenapa juga gue jadi mematung kayak gini, gak bisa gerak" rutuknya dalam hati. Andra mengunci tatapan mereka, "Dari mana lo tau, kalo lo jadi bahan taruhan gue" tanya Andra dingin. Agatha hanya membuang muka, tidak berniat untuk menjawab. Andra kembali tersenyum miring, ia kembali memegang dagu Agatha agar kembali melihat ke arahnya. "Bagus kalo lo udah tau. Jadi gue gak harus merasa bersalah setelah permainan ini selesai" Andra menjeda ucapannya, sebelum ia melanjutkannya ia memperhatikan wajah Agatha dan berakhir di bibirnya. Membuat Agatha semakin was-was. "Selain itu, gue juga mau mastiin sendiri perkataan Vero tentang lo" Agatha menautkan alisnya. Bingung. 'perkataan Vero? Tentang gue? Mau mastiin?' First article, and Hope you like it ...
All Rights Reserved
#54
kebenaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Past
  • TAFIA'S TEARS
  • Arsyilazka
  • GADIS (Lengkap belum revisi)
  • Agara
  • THE BASTARD UNIVERSE [SKYLAR]✔️
  • Say My Name
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
The Past

Dia adalah seorang badboy dengan sifat badboy pada umumnya. Rokok, mabuk, balapan, clubbing, playboy, bahkan baku hantam sudah menjadi nama tengahnya. Tetapi dia jenis badboy yang berbeda. Dia menjadi orang yang berbeda saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang suka rokok dan mabuk, menghindari itu semua saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang tak segan melayangkan pukulan saat marah, lebih bisa mengontrol diri saat mengenakan seragam sekolah. Dia yang ditakuti semua orang karena menyandang marga Theodore dibelakang namanya, saat mengenakan seragam sekolah, ia disegani oleh guru-guru dan siswa-siswa karena prestasi yang ia toreh selama dua tahun menjejakkan kaki di jenjang SMA. Namun, dibalik batu ada udang. Begitupula dirinya yang tak bisa terus-terusan menyembunyikan sifat aslinya. Semenjak dirinya bertemu 'dia', segala kebusukannya mulai terbongkar satu persatu. Ditambah musuh terbesarnya pindah ke sekolah yang sama dengannya, identitasnya semakin terancam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines