"Kanan dan kiri saling sikut menyikut. Tak ada lagi kediaman yang tenang kecuali tanah rampasan yang direnggut. Sedikit nampak nila setitik di atas lembar putih yang disucikan, pengkhianatan pun digelar tanpa ampunan. Jika tiada keadilan dan kebajikan yang dapat diperhamkan lantas dimana lagi tempat meminta untuk mendapatkan kemakmuran dan kesejahteraan?"
[Temporary Cover] [Illustrations Unincluded] [Raw Editing] [Totally Un-edited) [Need Editors]
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.