DEOLINDA IVA

DEOLINDA IVA

  • WpView
    LECTURAS 28
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 1, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Deolinda Iva Bagaskara ,nama lengkap gadis manis yang saat ini sedang menangis di atas gundukan tanah itu. Hancur,kecewa,hidup seperti mati itulah yang saat ini dirasakan oleh gadis yang kerap disapa deoli itu, orang yang menjadi alasan dia hidup kini telah pergi selamanya,bagaimana deoli bisa menjalani hidup tanpa kasih sayang seorang ibu? Akankah deoli menjadi wanita hebat seperti mendiang sang ibu? Ataukah sebaliknya ? Finally ,yeayy! Cerita pertamaku, aku sangat membutuhkan support dan masukan dari kalian semua.semoga kalian nyaman dan suka sama cerita aku,aku usahakan untuk up secepatnya yaa guys dannnn pasti aku akan membalas komen kalian di setiap cerita aku. HAPPY READING GUYS!💛
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • F A K E ? [End]
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Elegi
  • IN THE END ✔
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Goodbye Alaska [END]
  • Back For Me (Completed)
  • Matahari
  • Jatuh Hati Patah Lagi [ COMPLETED ]
  • LOVE in FRIENDSHIP [Completed]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido