Story cover for Novel Holic by distiwan
Novel Holic
  • WpView
    Leituras 3,112
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Capítulos 12
  • WpHistory
    Tempo 1h 17m
  • WpView
    Leituras 3,112
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Capítulos 12
  • WpHistory
    Tempo 1h 17m
Em andamento, Primeira publicação em ago 15, 2014
She is Khanza Putri . Gadis kelas XI SMA Harapan Jaya itu, merupakan seorang Novel-Holic. Dia bisa berjam-jam membaca novel, namun hanya bisa bertahan paling lama membaca buku pelajaran selama 15 menit.

Yaa mungkin karena terlalu fokus dalam dunia novel itulah sampai sekarang Khanza masih belum pernah merasakan jatuh cinta. What ?‼! Jangankan jatuh cinta melirik cwok saja Dia tidak minat. Bukan…bukan…Dia bukannya tidak tertarik kepada makhluk bernama cwok tapi yaa mungkin lebih tertarik kepada novelnya ?

Hingga saat, Dia benar-benar penasaran pada seorang author dari novel yang dibacanya. Nama authornya adalah cwek, but who know ternyata itu hanyalah nama pena semata. Dan aslinya Dia adalah cwok ?‼!
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Novel Holic à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#484ceritapendek
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
The Reason We Broke Up cover
Falling For The Wrong Past cover
Prolog Tanpa Epilog [TERBIT] cover
Akhir Yang Terlewat [C] cover
CRUSH cover
Sampai Menutup Mata cover
The Blue Rose cover
Tentang Kota Yang Tak Punya Musim cover
Tak Pernah Terungkap cover

The Reason We Broke Up

2 capítulos Concluída Maduro

Cerita ini adalah hasil terjemahan. Bukan hasil karya saya. Novel ini berisi adegan dewasa. Jadi, mohon kebijakannya. *** Impianku adalah kamu, Na HaYeon. Model HaYeon telah lama menjalin hubungan dengan aktor Taewan. Cinta yang dimulai pada usia delapan belas tahun akan berakhir pada usia dua puluh sembilan tahun. "Ayo kita putus sekarang, Taewan. Mari berhenti." "Kenapa kamu ingin putus? Apakah kamu memberitahuku bahwa cinta itu hilang?" "Tidak, cintanya belum hilang." Cinta itu tidak pernah hilang sedetik pun. Sejak dia berjalan dengan latar belakang musim semi, pemandangan itu selalu ada. "Aku masih mencintaimu." "Lalu mengapa?" Taewan berteriak seolah dia tidak mengerti. "Aku tidak memiliki kepercayaan diri untuk mencintaimu besok." "......" "Itulah alasannya." Aku, orang yang memberitahumu ini adalah akhir meskipun aku bilang itu bukan akhir. Kamu, orang yang mengetahui ini adalah akhir tetapi tidak dapat mengakhirinya. Cinta ini yang hanya memberi kita lebih banyak luka saat kita tetap bersama. Akankah kita bisa melindunginya?