Spongkeng

Spongkeng

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2020
Persahabatan tidak akan pernah terpisahkan oleh jarak dan waktu, tidak melihat seberapa banyak kamu membuat kenangan dan kisah bersama mereka, tetapi tentang ada tidak nya mereka disaat kamu sedang terpuruk bukan di saat bahagia nya saja. ~Arra Tidak mengenal waktu kita habiskan untuk bersama-sama, mengukir sebuah kisah membuat sebuah tawa itu semua melebur menjadi satu. ~Misha Sahabat ada di saat kita susah bukan meninggalkan kita disaat kita butuh mereka. ~Adila Tanpa kalian mungkin sekarang hidup ku tidak secerah ini, karena kalian hidup ku jadi punya warna baru. ~Riani . . . . . . . . . Baca Kelanjutan kisah kami ya! kami tunggu :) Maaf jika cerita ini masih jelek karena baru pertama kali buat hehe, mksh yg udh mau baca :).
All Rights Reserved
#325
persaudaraan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • ALEYA~~
  • Sekali Lagi (End)
  • anugrah terindah (end) [before takdir indah]
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Dia Saudara Kandungku? (END)
  • Aralie, Maafkan Aku
  • BESTie (END)

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines