A Rogue Mate

A Rogue Mate

  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 5, 2020
Sebuah kesalah pahaman yang membuat keduanya terpaksa untuk dipisahkan. Entah apa yang akan terjadi pada kedua nya. Menjalani semuanya dengan kesendirian. Pembalasan dendam yang harus merelakan sebuah ikatan cinta yang tercipta. Dendam akan nafsu yang seharusnya tidak terjadi dan membuat kisah cinta mereka menjadi rumit. Serumit mencari jarum diantara ribuan jerami. "kau tahu apa yang lebih indah dari bunga?" "apa?" "kau, kau lebih indah dari ribuan bunga yang pernah aku temui"
All Rights Reserved
#10
rogue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "LOVE AGAIN"
  • My Devil Husband
  • Lotus ⚠️ End
  • Alam Byantara
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • TISH & JETT
  • You Are My Wish || ✔️

Adeev tersenyum sinis dan mengangkat kakinya. Adeev menginjak luka di pundak laki-laki itu dan menekannya. Suara teriakan kesakitan menggema di kamar hotel. "Dulu mungkin aku terlalu bodoh untuk tidak langsung membunuhnya. Aku juga terlalu baik untuk tidak langsung menembak kepalanya. Tapi apakah kau tahu, karena dia dan dirimu aku menjadi sadar bahwa tidak seharusnya ada belas kasihan untuk siapapun." Laki-laki itu memegang kaki Adeev berusaha mendorong agar tidak menginjak pundaknya. Tapi Adeev justru semakin menekan luka itu. "Dee, apa yang kau lakukan!!" Adeev melepaskan luka tembak laki-laki itu dari injakan kakinya. Dan menatap Exell dalam-dalam tapi tidak lama kemudian para pasukan tim blacklion ikut masuk dan langsung mengamankan kamar hotel itu. Sedangkan ketua tim berlari dan memeriksa keadaan laki-laki itu. Saat tahu target mereka sudah tak sadarkan diri dengan bersimbah darah dan luka tembak. Dia bangkit dan langsung menodongkan pistol ke arah Adeev. ----------------------------------------------- "Ketika cinta harus kalah oleh dendam. Dan ketika dendam harus kalah oleh ketulusan. Saat kau harus mati-matian bangkit dari keterpurukan yang begitu dalam. Berusaha membangun tembok tinggi untuk melindungi dirimu. Menancapkan dendam pada hatimu sendiri agar membalaskan semua sakit yang kau rasakan, tapi tembok itu perlahan menjadi rapuh saat kau sadar dia tak pantas merasakan sakit yang pernah kau rasakan."

More details
WpActionLinkContent Guidelines