Dia Kim Taehyung

Dia Kim Taehyung

  • WpView
    MGA BUMASA 59
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Jul 26, 2020
"Dia seorang wanita berhijab yang tidak tertarik dengan dunia k-pop, tetapi suatu pagi mengubah dia menjadi tertarik dengan dunia k-pop lebih tepatnya BTS garis keras, Buciners TAEHYUNG. Ko bisa? Apa yg buat dia menjadi tertarik ya? Next aja yuk🌻
All Rights Reserved
#6
kimtaehyungbts
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • My Soulmate Is My IDOL
  • Muslimah in seoul (Slow Update) END √
  • Best Brothers
  • Bangtan's Sister
  • My Feelings [S1 END]
  • Berawal Dari Kebencian [PJM] ✔
  • THE REAL MEANING [KTH & BSZ] ✅
  • Abang BTS

⚠️DALAM TAHAP REVISI ⚠️ [SUDAH TAMAT] FOLLOW TO READ READER!!! Sejak kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, kehidupan seorang gadis muda berubah menjadi mimpi buruk. Ia tinggal bersama ketujuh kakaknya-orang-orang yang seharusnya menjadi pelindung dan penghibur, namun justru menjadikannya kambing hitam atas kehilangan mereka. Tanpa bukti dan tanpa alasan yang masuk akal, ketujuh kakaknya menuduhnya sebagai penyebab kematian orang tua mereka. Hati yang dulu penuh kasih berubah menjadi bara amarah yang terus membakar, menciptakan jurang dalam keluarga mereka. Gadis itu hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami, terpenjara oleh luka yang ditinggalkan oleh keluarga sendiri. "Apa salah ku?" ucapnya dengan suara lirih, tak mengerti mengapa ia harus menanggung semua ini. "Oppa, maafkan aku... hiks." "Arghhh! Jangan siksa aku lagi!" teriaknya dalam ketakutan, tubuhnya gemetar setiap kali langkah kaki para kakaknya mendekat. "Oppa... tolong aku... bantu aku... hiks..." "Eomma... Appa... aku rindu... bawa aku pergi... hiks..." Hanya rasa rindu yang menjadi temannya setiap malam. Rindu akan pelukan hangat sang ibu, dan suara tenang sang ayah. Di tengah gelapnya kebencian yang terus membayangi, apakah masih ada secercah harapan untuk gadis kecil itu menemukan cahaya dan kasih yang hilang?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman