Thunder Class⚡

Thunder Class⚡

  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, May 29, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Sinopsis Wellcome to our class ANAK UNGGUL, gelar terhormat bagi mereka yang tidak bisa memasuki kelas itu. Tapi tidak bagi kami sang penghuni. Gelar itu seperti beban yang harus kami pikul setiap harinya. Sudah beribu-ribu nyinyiran, berjuta-juta peringatan, tetapi kami tetap melakukan hal-hal aneh di luar nalar. Kelas paling heboh, agresif, dan sensitif bila mengenai makhluk luar angkasa. Biasa bacotan netizen mah pedas, yang serba sempurna. Coba kalian bayangkan jika semua spesies dibelahan dunia bergabung dalam suatu kelas dengan kepribadian yang menakjubkan, tentu akan seperti ledakan bom atom yang menjadi momenumen terindah sepanjang masa. Dan kelas ini berawal saat otak-otak terpilih yang bakalan ngalahin otaknya Albert Einstein, disatukan dalam satu kelas yang kami sebut THUNDER CLASS. Seperti namanya,ya seperti itulah isinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Broken melodies
  • You Are My Omega
  • Catatan Awan : Sudut Pandang Absurd tentang sebuah Kehidupan
  • 1 Kelas, 42 Rasa ✔️
  • Welcome to 3-A (part 1)
  • 𝗟𝗜𝗙𝗘 𝗜𝗡 𝗧𝗪𝗢 𝗪𝗢𝗥𝗟𝗗 | Ansatsu Kyoushitsu x Reader

Kepada siapa kami harus bercerita? Pada Bapak dan Ibu yang sibuk menata masa depan, atau pada dunia yang tak pernah benar-benar mendengar? Pada akhirnya, kami hanya punya satu sama lain, meski seringkali tak tahu cara berbagi beban. Ini tentang kami- Tentang pertemanan yang tak selalu sempurna, tentang kata-kata yang tak selalu terucap, tentang luka yang ditutupi tawa, dan tentang bahu yang tetap ada saat semuanya terasa berat. Kami berjalan, meski arah sering kabur. Kami tertawa, meski ada yang ingin ditangisi. Kami bertahan, bukan karena kuat, tapi karena kami tak ingin menyerah sendirian. Hello, everyone! Ini aku buat sebagai bentuk perpisahan... maybe? Gak tahu juga, yang jelas aku cuma ingin menulis sesuatu yang bisa jadi kenangan tentang masa SMA. Diharapkan keaktifan pembaca untuk vote dan komentar, ya! Biar cerita ini makin hidup, aku butuh pendapat kalian semua. Ini murni dari pikiranku sendiri, no plagiarisme! Jadi, setiap kata yang kalian baca adalah hasil dari ingatan, pengalaman, dan imajinasi yang aku tuangkan. Bantu target 20K, dong! Let's make this story worth remembering. ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines