Story cover for Like Simetri Radial by aatpatma
Like Simetri Radial
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Mar 03, 2020
Ini tuh bukan cerita benci jadi cinta

Bukan juga cerita sayang jadi rindu

Bukan pula cerita aku dan kamu jadi kita selamanya.

🍀___________________________________🍀


Hubungan  itu tentang bagaimana kita menjalaninya.

Cinta itu gak selamanya seindah, se romantis, se sweet dan se-se lain yang kita bayangkan.

🍀___________________________________🍀


Di hari yang cukup terik, matahari menyinarkan cahayanya tepat on above head. Dengan suasana yang cukup menarik perhatian para siswa maupun siswi. Sungguh tontonan gratis yang membuat iri dan syirik para kaum hawa.

"Gue, Gridean Aqeyyudewa. 
Di sini, gue mau menyatakan sebesar apa cinta gue sama Deanka" ucap Gridean lembut saat nama Deanka

"Gri, lo mau ngapain? lo nggak malu apa banyak yang liatin kita?"

"Deanka, please dengerin ini" Gridean menjeda kalimatnya dan mengambil secarik kertas dari temannya kemudian di bacakan untuk Deanka "... jika lo jadi bunga gue jadi batangnya
Jika lo jadi air gue jadi wadah nya
Jika lo jadi api gue jadi airnya
Jika lo jadi planet gue jadi sistem tata surya
Lo itu hidup gue
Lo nyawa gue
Lo separuh nafas gue
Gue gak bisa hidup tanpa lo
Lo segalanya buat gue
Dengan ini, please lo mau yah jadi pacar gue"

1

2

"Hah?"

" Will you be my girlfriend?"

1

2

3

4

5

6

7

8

"Ok"

Sesimple itu? Oh no no no!
All Rights Reserved
Sign up to add Like Simetri Radial to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Im Yours. by GaaSukaGalaxy
17 parts Ongoing
"Percintaan itu memuakkan," ujar Aleena Gasha Zinantya. "Gak punya pacar tapi punya support system itu asik," ujar orang lain yang berakhir terikat dengan hubungan 'kekasih', Aruna Rumantara. "Jomblo itu asik," ujar seorang lain yang tetap menjomblo hingga saat ini, Kiana Sataryana. "Mau punya pacar, tapi selera gue terlalu di luar nalar," ujar satunya lagi yang meratapi nasibnya, Havina Laksadinata. *** Klimaks of the their Love Story "Gue gak sempurna." => "Gue gak butuh lelaki sempurna. Gue butuh lelaki yang menyempurnakan wanitanya." -Gasha. "Maaf, aku gak cocok buat kakak." => "Gak ada manusia yang cocok sama gue. Itu semua tergantung penilaian mereka mengenai gue sama lo. Gue ngerasa cocok sama lo. Jangan anggap lo gak cocok sama gue." -Aruna. "Gue, seneng kenal lo." => "Gue lebih seneng lagi kenal sama lo, kebih dari seneng. Bahkan kalau gue bisa ambil bintang, gue ambil sekarang juga buat lo." -Kiana. "Stop, semua berakhir. Gue ga pantes lagi buat lo." => "Pernah gue bilang? Lo gak pantes dimana? Lo yang punya hati gue, lo yang pantes milikin gue, buang segala insecure lo dan cerita ke gue, kenapa." -Havina. *** --Baca aja, aku ga bisa bikin deskripsi.-- •Mengandung bahasa kasar. Baik deskripsi ataupun kalimat, karena emang gue bukan orang yang ramah. Kalau lo gak suka, silahkan hengkang. •Nonbaku. •Jika tidak cocok dengan cerita, silahkan hengkang. •Boleh berkata kasar di kolom komentar, asal tidak membawa dalam dunia nyata. •Tolong Voment, biar aku semangat update. •Sorry for Typo. Typo bertebaran, harap dimaklumi.
GOOD STORY LOVE by ZeroSeven5
11 parts Complete
tokoh utama di cerita ini bernama boy merupakan anak gengs yg mempunyai wilayah kekuasaan yg paling luas di asia. dia gengster yg sangat ditakuti dgn semua persenjataan dan kemampuan gengnya yg luar biasa. Kembali ke blok, sirli sekarang mulai bisa berjalan dia tidak memerlukan suster lagi, untuk pengobatan kepalanya bisa dilakukan sendiri tapi dia masih minum obat. Pagi itu sirli bangun terus ke kamar boy di lantai atas. Sirli "(mengetuk pintu kamar boy) tok tok. Yang? Boy? Boy?" Boy "(masih tidur didalam selimut)" Sirli "boy! Boy!" Boy "emm, bentar (bangun membuka pintu) kenapa yang (menyandar di pintu) kok enggak masuk aj pintunya enggak ku kunci" Sirli "heheh, gak mau asal masuk aj, disini warung dimana yang" Boy "warung? Emang kamu mau beli apa?" Sirli "ada, aku mau beli sesuatu" Boy " iya sesuatunya itu apa (masuk ke kamarnya sirli juga ikut masuk duduk di sofa) Sirli "dimana bilang aj tempatnya dimana" Boy "(mencuci wajah di kamar mandinya) nanti kita ke luar kalau kamu mau ke warung" Sirli "emang di sini enggak ada ya" Boy "ada si, tapi nanti aku mau ngurus sesuatu di luar blok sekalian ngajak kamu jalan2, pasti bosankan di rumah terus" Sirli "ya, beli disini aj kalau gitu. Aku perlu sekarang. Nanti lah kita jalan2nya." Boy "ya aku mandi dulu ya" Sirli "enggak usah mandi aku butuhnya sekarang" Boy "apa si, emang mau beli apa, sampai harus secepatnya" Sirli "biasa cewek" Boy "kenapa emangnya" Sirli "ah kamu ma nyebelin (keluar dari kamar boy)" Boy "iya iya aku antar, jangan marah gitu dong (mengejar sirli)" Sirli "kamu tu susah banget kalau di ajak baik2, merajuk dulu baru mau" Boy "iya, maaf bentar aku ambil kunci mobil dulu" Sirli " aku tunggu di bawah" Boy turun ke bawah menghampiri sirli Boy "ayo, katanya mau ke warung" Sirli "ayok, udah dari tadi juga ditunggu, lama banget" Boy "kamu kenapa si marah terus" Apa yg akan terjadi selanjutnya, kuy join.
Sudut pandang (felisha) by alghisty_
7 parts Ongoing
"Kasih gue tutorr dong din. Kayaknya lo gampang banget bisa punya pacar. Masa gue yang ganteng gini belum bisa dapetin feli juga? Lo sih fel. Susah banget di gapai. Tinggal terima gue kenapa sih? Gue kan iri sama nadine" omel galuh menyalahkan felisha membuat felisha memutar bola matanya malas. "Ya lagian, ngapain juga lo sukanya sama gue? Kan banyak cewe lain yang bisa lo sukain" cibir felisha. "Ya ngga tau, ini semua kan gara-gara lo. Siapa suruh lo cantik, gemesin, nganenin, lucu gitu? Kan gue jadi suka sama lo" *** Galuh menggeleng cepat "Ngga kok, Ayo bareng aja. Searah juga kan tujuan kita. Ke pelaminan" gurau Galuh dengan alis yang ia naik turunkan membuat felisha berdecak. "Buru! Ngga usah bercanda. Gue Ngga punya banyak waktu" desak felisha. Karena sebentar lagi shift kerjanya akan dimulai, menjadi seorang barista di caffe Coffee yang terkenal membuatnya menjadi super super sibuk disela tugas kuliahnya. Galuh murung, karena gombalannya yang sama sekali tidak mempan untuk felisha "Ya kan siapa tau nanti bukan sekedar candaan lagi fel. Tapi jadi kenyataan" ^^ "Gue buru buru itu karena Ngga pengen ketemu lo galuh" terang felisha membuat Galuh mencibir. "Jahat banget omongan lo sha. Tapi tenang aja, gue Ngga sakit hati kok" ^^^ "Ayo! Galuh tolong anterin gue ya. Nanti gue bensinin" ujar felisha sembari melongokkan kepalanya ke samping, agar bisa melihat wajah galuh yang tertutup helm hitamnya. "Dikiranya gue ojek kali. Padahalkan gue rela lakuin apapun buat dia, jangankan nganterin. Nemenin jadi suami aja pasti bakal gue jabanin" gumam galuh mencibir. "Hah?? Lo ada bilang sesuatu galuh?" "Ngga. Gue cuma bilang iya felisha cantik, lucu, unyu-unyu, gitu kok" Aku Ngga ngarep banyak yang voment, tapi disini Aku cuman pengen karya Aku bisa sampai tamat aja. Ngga lebih
My Friend Is My Strength by Subektinurk
5 parts Complete
#At a glance Dingin. Itu sifat yang udah melekat di sifat lo. Maka dari itu aku datang untuk memberikan kehangatan agar sifat dingin lo hilang untuk selamanya ~Stevanio~ Kenapa? Lo masih aja mau deket ama gue.. padahal gue sering cuekin lo.. tapi apa yang buat lo nggak nyerah ngejar gue ~Sherill~ Keras kepala. Susah banget untuk nurut, tapi gue nggak akan pernah nyerah ~Elvino~ Seharusnya lo udah nyerah ngehadepin gue tp kenapa nggak? Ih serem jadinya klu liat lo kek gitu ~Ersa~ Kutu buku dan Aneh. Selalu aja mentingin buku dari pada aku. Tapi aku nggak akan pernah nyerah buat lo lihat ke arah aku dengan perasaan tulus lo.. ~Arkan~ Dasar Alien.. cari perhatian banget. Kenapa lo nggak pernah lelah buat gue lihat ke arah lo. ~Almeera~ Pendiam dan Polos. Gue akan buat lo jadi cerewet dan perhatian sama gue ~Myzen~ Gue harap dia akan lelah untuk selalu ganggu gue. Karna gue.. Capek!! ~Mikayla~ Tertutup dan Dingin. Gue akan selalu buat lo terbuka dan berbagi semua cerita lo ama gue ~Mikailano~ Please.. jangan bikin gue bingung.. gue mau hidup dengan tenang itu aja kok. Apa lo stalker gue ya? ~Miska~ Cerewet dan sok jual mahal. Gue mau liat sampe mana lo bertahan dengan ketampanan gue ~Shawn~ Nyebelin yah lo.. awas kalo lo gangguin gue lagi.. gue gampar bolak balik nih.. ~Syafiyana~. LOLA dan Ceplas Ceplos lagi. Gue tau klu lu suka ama gue kan..dah tau gue mah.. ~Kenzo~ Cowok kek lu kok ada juga ya di dunia ini, kagak peka amat sih lo.. kesel nih lama lama gue.. ~Kristin~ Pertemuan 6 sahabat dengan sahabat baru disaat SMA, mereka selalu berbagi cerita dan saling membantu saat suka maupun duka. Namun akankah mereka percaya jika dunia supernatural itu ada? Dan apakah mereka akan percaya bahwa mereka adalah mate dari 7 orang pangeran berdarah high warlock dan setengah Witch? Dibaca ceritaku yah, dan jangan lupa vote dan commen ceritanya. Makasih
You may also like
Slide 1 of 9
BarraKilla cover
RadenRatih cover
Im Yours. cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Bersamamu cover
GOOD STORY LOVE cover
Sudut pandang (felisha) cover
My Friend Is My Strength cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover

BarraKilla

64 parts Complete

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!