Nine P.M

Nine P.M

  • WpView
    Reads 5,254
  • WpVote
    Votes 766
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[tamat] "Gue emang bodoh. Bodoh karena mau aja pacaran sama dia, yang jelas-jelas posisi gue disini cuma dijadiin taruhan dalam kesepakatan konyol itu. Tapi, gue bisa apa? Pas lihat dia senyum, pas gue ngehabisin waktu sama dia, itu udah cukup buat gue. Karena semua ini dimulai sejak pandangan pertama gue pukul 9 malam itu" ~Alyana Eka Anatasya. #2 in romanceremaja(19-5-2021) #4 in Rayen(17-08-2021) Lanjutan cerita ini ada di cerita dg judul 9 A.M
All Rights Reserved
#240
tamat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [TAMAT]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Me,You and the story we went through.
  • Cel&Rey [SELESAI]
  • Letha
  • Aldeva
  • ALYA & RENO [END]
  • ANGKASARAYA 2 [END]
  • Kalaya [END]

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

More details
WpActionLinkContent Guidelines