KENANGLAH AKU

KENANGLAH AKU

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 7, 2020
Semua memiliki alurnya masing-masing. Seumpama awal yang tentu akan jadi akhir. Walau terkadang kita tahu kapan mengawali tapi tidak tahu kapan harus mengakhiri. Tapi ingat waktu akan terus berjalan yang memberikannya alur sebuah jawaban kapan akan berakhir. Berawal sejenak tertawa, lalu kecewa ataupun kemudian bahagia bahkan nyaris sempurna walau kita tahu itu hanya sementara. Semua berakhir menjadi sebuah cerita lampau bahkan aku sebut sebagai kenangan. Kenangan dimana kini membeku di dalam pikiranku. Bagai sebuah salju yang membeku di ujung bumi. atau mungkin bisa dikatakan sebagai bayang-bayang yang selalu mengikuti. Sejauh apapun kita berlari, tetap kita tidak bisa berlari dari bayang-bayang. Selamanya ia akan selalu mengikuti itulah kenangan. Kenangan menjadi warisan dalam hidupku. Warisan yang tak berbentuk tapi bisa di rasakan. Diantaranya adalah kenangan bersamanya yang sampai saat ini bisa aku rasakan dan tak pernah bisa dilupakan. Saat dimana aku kuliah di jakarta pada beberapa tahun silam. Berstatus seorang perempuan rantau yang datang dari Sumatera Barat. Namaku adalah Azumardi Azzahra yang teman-temanku biasa menyebutku dengan panggilan Arra. Lebih dari satu dekade kenangan itu tak pernah usang bersemayam di dalam bayang. Bahkan setiap saat aku masih saja merasakan bahwa waktu itu belum lama terjadi.
All Rights Reserved
#375
kampus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • SIRNA
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Rasa Tanpa Nama
  • A Memory of You
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines