KENANGLAH AKU

KENANGLAH AKU

  • WpView
    Reads 246
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 7, 2020
WpInfo
Fanfic
NCT
Semua memiliki alurnya masing-masing. Seumpama awal yang tentu akan jadi akhir. Walau terkadang kita tahu kapan mengawali tapi tidak tahu kapan harus mengakhiri. Tapi ingat waktu akan terus berjalan yang memberikannya alur sebuah jawaban kapan akan berakhir. Berawal sejenak tertawa, lalu kecewa ataupun kemudian bahagia bahkan nyaris sempurna walau kita tahu itu hanya sementara. Semua berakhir menjadi sebuah cerita lampau bahkan aku sebut sebagai kenangan. Kenangan dimana kini membeku di dalam pikiranku. Bagai sebuah salju yang membeku di ujung bumi. atau mungkin bisa dikatakan sebagai bayang-bayang yang selalu mengikuti. Sejauh apapun kita berlari, tetap kita tidak bisa berlari dari bayang-bayang. Selamanya ia akan selalu mengikuti itulah kenangan. Kenangan menjadi warisan dalam hidupku. Warisan yang tak berbentuk tapi bisa di rasakan. Diantaranya adalah kenangan bersamanya yang sampai saat ini bisa aku rasakan dan tak pernah bisa dilupakan. Saat dimana aku kuliah di jakarta pada beberapa tahun silam. Berstatus seorang perempuan rantau yang datang dari Sumatera Barat. Namaku adalah Azumardi Azzahra yang teman-temanku biasa menyebutku dengan panggilan Arra. Lebih dari satu dekade kenangan itu tak pernah usang bersemayam di dalam bayang. Bahkan setiap saat aku masih saja merasakan bahwa waktu itu belum lama terjadi.
All Rights Reserved
#341
seni
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sister or More
  • Rasa Tanpa Nama
  • Love's Serendipity
  • CERPEN (END)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Chance
  • A Memory of You
  • Butterfly Effect
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

Ini adalah kisah nyata perjalanan persahabatan yang berkembang menjadi lebih dari sekadar hubungan kakak-adik. Sabrina, yang merasa terjebak dalam rutinitas hidup yang melelahkan, tanpa sengaja menemukan Almira, gadis muda yang baru dikenalnya, sebagai sosok yang bisa menemani malam-malam sepinya. Dari sebuah malam minggu yang penuh dengan makan malam sederhana dan foto di photobox, hubungan mereka berkembang-dengan banyak kebingungan, perhatian, dan momen yang terkadang terasa terlalu intim untuk sekadar persahabatan. Tapi, tak semua perasaan bisa dikendalikan. Sabrina yang lebih tua, lebih berinisiatif, dan lebih terbuka, mulai merasa hubungan ini semakin tidak seimbang. Almira yang lebih pasif, meskipun menyimpan perasaan mendalam, sering kali tak bisa mengungkapkan apa yang sebenarnya dia rasakan. Namun, ketika jarak itu semakin terasa, keduanya perlahan belajar untuk saling mengerti dan menemukan kenyataan bahwa kedekatan yang mereka miliki bisa jauh lebih berarti daripada yang mereka duga. Kisah ini tentang belajar menerima perasaan yang tidak terucap, tentang kehangatan yang ditemukan dalam kebersamaan tanpa kata, dan tentang bagaimana satu orang bisa mewarnai dunia orang lain dengan cara yang tak terduga. Kisah nyata dari perjalanan hubungan yang tak selalu terduga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines