We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MATCHA
  • WpView
    Reads 690
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tumpukan buku tebal itu lumayan menyusahkan Cacha untuk melihat ke depan, di tambah ia juga harus buru buru tapi di tengah perjalanan tumpukan buku itu terjatuh dan mengakibatkan Cacha juga ikut terjatuh karena bertabrakan dengan seseorang "eh kamu ga liat ya Cacha lagi bawa buku ko di tabrak tabrak si" Ucap Cacha yang masih fokus membereskan buku buku itu tanpa melihat siapa seseorang yang sedang berdiri tegap di hadapan nya Rahang kokoh, mata tajam berwarna coklat dengan tatapan mengikat, rambut coklat, tinggi badan dengan postur tubuh ideal "heh kamu bantuin Cacha dong udah tau salah ga mau minta maaf lagi" Ucap Cacha sambil mengulurkan tangan nya tapi cowo itu hanya memandang nya dengan sebelah alis terangkat lalu pergi begitu saja "heh kamu tuh manusia apa bukan?" teriak Cacha tapi cowo itu tetap acuh "ganteng ganteng tapi budek kasian" gumam Cacha sendiri lalu segera bangkit dan berjalan menuju kelas nya rank : #1 in Matcha #3 in Math #1 in Cacha
All Rights Reserved
#693
kakakkelas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • SECRET
  • Our Years
  • Fake Nerd
  • NAJIA (SELESAI)
  • Arsyilazka
  • Legatha [END]
  • ALYA (END)
  • JANUARGHA

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines