Sah! (PROSES TERBIT)

Sah! (PROSES TERBIT)

  • WpView
    Reads 420,138
  • WpVote
    Votes 1,223
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Rombongan dari keluarga pria mulai meninggalkan kediaman keluarga wanita. Hanya tinggal keluarga inti saja. "Ya sudah Pak, Bu. Kami pamit dulu, semoga lekas jadi besan ya. Hehe. Assalamualaikum." Pria paruh baya yang dari pihak laki-laki pamit undur diri pada tuan rumah. "Iya, hati-hati Pak, Bu. Aamiin. Wa'alaikumussalam." Sambut istri dari tuan rumah. Mereka kembali masuk ke dalam rumah yang baru saja mengadakan lamaran putri bungsu mereka. Wajah sumringah perempuan tadi berubah kecut. Kala melihat putrinya yang mengerucut seperti congor bebek. "Dinda!" Teriak sang Ibu. Dinda POV "Dinda!" Teriakan melengking ibu mengagetkanku yang sedang meratapi nasib. Ibu menghampiriku yang sedang duduk di sofa, berkacak pinggang dan bermuka garang. Sedangkan Bapak menyaksikan adegan bar-bar istrinya sambil tersenyum, tidak ada tanda-tanda mau membela. Apalagi dua Mas menyebalkan itu. Awas saja! "Pokoknya Ibu nggak mau tau, kamu tidak boleh menolak perjodohan ini!" Tekan Ibu padaku. "Nggak mau Bu." Kataku memelas, emohlah aku aja masih pengen kuliah. "Nggak ada penolakan!" Tekan Ibu lagi dan pergi meninggalkanku sendiri dengan sepuluh ribu kumbang madu di kepala. Pusing Mak! Aku belum pengen kawin! Start: 04 Maret 2020 End: .....
All Rights Reserved
#2
syarif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • perfect house
  • Kiblat Cinta ✓
  • CRAZY MARRIAGE [Selesai]
  • My Teacher Is My Love (REVISI)
  • DEAR RANIA (End)
  • Traces Of Marriage(END)
  • Suddenly Marriage
  • ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA)
  • Secret Imam (TERBIT)

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines