DOMINATION

DOMINATION

  • WpView
    Reads 427
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 6, 2020
WpInfo
Fanfic
Selamat datang di " Prime School". Seperti nama yang disematkan, tugas utama mencetak teladan. 3 siswa telah terpilih dengan kualifikasi menawan. Pemimpin kami dipanggil Nisa. Gadis asli Indonesia nan ayu parasnya. Sebagian memuji dia mirip aktris Thailand di sebuah film ternama. Persamaan mereka terletak pada genius termuda. Sangat bertalenta sehingga memenangkan semua lomba. Nyaris tak ada cela kecuali sikapnya yang kurang peka. Pemersatu team yang mencobaperuntungan dengan putri donatur utama bernama Busra. Tiba waktunya membahas wakil ketua. Dia sedang naik daun sekarang. Meraih karir gemilang melalui kiprah di dunia tarik suara dan perfilman. Darah korea mengalir deras di tubuh Nuu oppa. Menguasai berbagai instrumen musik, tampilan menarik plus akting minim kritik. Semua wanita bagai tersihir pesona. Sekali lagi, terlepas dari aku dan ketua. Namun malang tak dapat ditolak. Kejayaan harus di uji lawan. Xiao Lan membawa kunci insiden masa lalu yang ingin dilupakan. Nok beruntung tergabung dalam "The Prime". Berbeda dengan kakak dan adik kelas. Aku tidak punya kekuatan. Tuhan mengabulkan doa umat yang mengharapkan. Lari sebagai solusi dari permasalahan. Menolongku bangkit dari kemiskinan, mendapat beasiswa pendidikan serta menemukan belahan jiwa. Phii First, satu-satunya cinta sekaligus seseorang yang terluka saat aku meraih juara. Tapi permainan berubah. Busra membayar pemenang agar jadi pecundang. Xiao Lan berhasrat mengendalikan dan phii mengisyaratkanlupakanimpian. Kami terlibat skandal mengerikan. Banyak kenyataan yang membuat satu sama lain ketakutan. Dalam kebimbangan Chief, co Chief dan aku mulai memikirkan perpecahan. Tapi semuanya tidak akan terjadi jika awalnya tidak menyanggupi. Jika The Prime gagal mengatasi maka waktunya Domination beraksi. Terima kasih untuk Bridgette dan kepala sekolah Krissh yang menyemangati. Bertiga terus memaknai. Kegagalan tidak menyurutkan langkah kami. Berhenti? Tidak kali ini.
All Rights Reserved
#418
chaeunwoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • 36 days with you {saida} [End]
  • East sky first love
  • Dia Nabil
  • pernikahan ke-dua (TAMAT)
  • Replaced With Happiness
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • 𝐖𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi)

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines