BEAUTIFUL PAIN (On Going)

BEAUTIFUL PAIN (On Going)

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2020
Rista adalah seorang murid di sekolah Mulia Mekar, dia mencintai seseorang yang berkenalan dengannya melalui suatu aplikasi. Banyaknya rintangan dan masalah yang dihadapinya sanggupkah dirinya memaafkan kesalahan terbesar yang pernah melukainya? sanggupkah dia untuk bangkit dari kesalahannya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Helding Hearts
  • Broken Heart! || On Going!.
  • Tenang bertemu Riuh
  • Love Life Friendship
  • It's You! [COMPLETED]
  • The Hidden Line - Panah, Password, dan Pengkhianatan.
  • Surat di Kolong Meja

**Lexxa Agatha Atmadjaya**, gadis cantik dan anggun dari keluarga terpandang, baru saja mengalami patah hati terbesarnya. Hubungan cintanya dengan **Aditya Prayoga** kandas begitu saja setelah ia dikhianati-bukan hanya oleh kekasih yang ia cintai, tetapi juga oleh sahabat yang ia percaya sepenuh hati. Luka itu terlalu dalam, dan satu-satunya jalan untuk menyembuhkan diri adalah menjauh dari semua kenangan. Dengan harapan menemukan kedamaian dan memulai hidup baru, Tiffa memutuskan pindah ke **SMA Abdi Bangsa**. Ia ingin menyusun ulang kepingan-kepingan hatinya yang hancur, dan mungkin... menemukan versi terbaik dari dirinya yang sempat hilang. Tiffa adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Kakaknya, **Aletta Cerrel Atmadjaya**, dikenal sebagai sosok yang tegas dan penuh ambisi. Keduanya dibesarkan dalam lingkungan mapan oleh pasangan **Surya Atmadjaya**, pengusaha sukses di bidang properti, dan **Lidya Lestari**, seorang aktivis sosial yang dihormati. Namun, meski telah mencoba membuka lembaran baru, Tiffa tak bisa sepenuhnya lepas dari bayang-bayang masa lalu. Luka lama perlahan menyeretnya kembali-dan di SMA baru ini, ia harus memilih: tetap terjebak dalam kenangan, atau berani berdiri, melawan sakit, dan membuka hati untuk sesuatu yang mungkin lebih indah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines