PATTIO AND DOPPIO

PATTIO AND DOPPIO

  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2020
Jika yang lain terlalu membenci mantan karena sejarah menyakitkan, berbeda dengan Rendy dan Alenia yang menjauhi mantan karena takut tidak bisa menghindari sebuah rasa yang akan kembali. Di depan Rendy dan Alenia terbentang perbedaan yang sangat besar sehingga sulit sekali di terobos untuk menyatukan keduanya. Saling cinta saja tidak cukup sehingga berkali-kali keduanya menyerah kalah. Meletakkan kembali perasaan berbunga-bunga yang pernah ada dan sekuat tenaga memakai logika untuk menyelesaikan urusan hati. Padahal keduanya sama-sama tau, logika dan hati seringkali tidak singkron. Bila bersama terlalu berat, dan berpisah terlalu menyakitkan, lalu mengapa rasa harus ada ? Bila orang lain berkata 'rasa' harus melalui perjalanan panjang hingga akhirnya ada, mereka justru melalui perjalanan panjang untuk mematikan rasa. Dengan menemukan cinta baru, memulai perjalanan menakjubkan, hingga merasa hati telah baik-baik saja jika suatu saat dipertemukan kembali dan yakin bahwa masa lalu biarlah berlalu. Seperti kopi yang selalu mereka debatkan, kenapa sulit sekali menyatukan sebuah rasa padahal sumbernya sama. Sepasang hati manusia. Seperti biji kopi yang melalui banyak hal agar menjadi biji yang siap di seduh, lalu mengapa harus ada perdebatan tentang cara menikmatinya ? Selamat menikmati kepingan hati yang dihancurkan secara sengaja oleh pemiliknya. Semoga pahit dan manisnya tetap bisa berpadu.
All Rights Reserved
#271
job
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR KITA
  • Berlari Untuk Menyerah [TERBIT CETAK]
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • Secangkir Kopi Vanilla [Tamat]
  • Perihal Hati
  • It Takes Two To Tango
  • Kopi pahitku
  • Unwritten Chapter

Cinta kita memang tidak semudah yg dibayangkan,tidak semanis yg dirasa susu,tapi cinta kita tidak sepahit coffee.. Memperjuangkan dan mempertemukan kembali apa yg sudah di takdirkan. Perjodohan yg dibayangkan pahit tapi tak sepahit coffee yg dirasakan. Apa jadinya dengan mereka? Apa masih menerima? Atau menentang, yg seharusnya manis tapi dibayangkan mereka pahit? Coffe aja ada yg manis, apalagi cinta kita? Semua sudah ditakdirkan? Jika bersama atau jika berpisah Yuu langsung baca aja😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines