Peri dan Sayap - END

Peri dan Sayap - END

  • WpView
    Reads 194,271
  • WpVote
    Votes 17,464
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadComplete Sun, May 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Ini kisah tentang Lyodra Margalova Kayreen, gadis berkulit putih pucat yang sukanya banyak tanya. Ini juga kisah tentang Giannuca Diradja Rilasso, laki-laki yang mengecap dirinya sebagai sayap pelindung untuk perinya, Lyodra. * Sudah siap baca cerita ini? Kalau belum, siapin hati dulu untuk tertawa dan siapin hati juga untuk dijatuhkan ke dalam tangis yang sungguh menyesakkan! Tolong sedia tisu sebelum baca buat jaga-jaga kalau ada bawang yang bikin mata perih nanti. [Judul sebelumnya : Peri Cintaku Lyodra]
All Rights Reserved
#1
lyoca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retrouvailles
  • Indonesian Idol X
  • Bestfriend Or Boyfriend? (END)
  • kapten basket i love u
  • HELLO DEAR
  • Dia Cintaku (LyoNuca)
  • Sampai Sini [End]
  • cinta yang terlambat
  • Pak Raja - [Selesai]

Samuel menyimpan terlalu banyak luka. Papanya berselingkuh. Mamanya memilih mengakhiri hidup. Saat dewasa, ia dipaksa tunduk pada tuntutan dan perjodohan yang tak pernah ia inginkan. Lalu datang Lyodra. Siswi baru yang diam-diam menyimpan satu fakta paling menyakitkan dalam hidup Samuel: dia adalah anak dari perempuan yang menghancurkan keluarganya. Dan dari situlah semuanya dimulai-kekacauan, luka-luka lama yang terbuka lagi, hingga pilihan-pilihan pahit yang harus diambil. Dendam membuat Samuel mendekat. Tapi rasa bersalah justru tumbuh bersamaan dengan rasa lain yang tak ia pahami. Semuanya semakin rumit saat Lyodra menunjukkan dua garis merah di testpack miliknya. "Lo hamil, kan?" tanya Samuel. Lyodra tak sanggup menjawab, hanya menatap nanar testpack di pangkuannya-benda yang seharusnya sudah ia buang sejak dulu. Tapi hasilnya tetap sama. Masih ada kehidupan kecil di dalam dirinya. "Gugurin," ucap Samuel dingin. "Gue punya kenalan dokter. Besok sepulang sekolah kita ke sana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines